Pemkab Poso Pastikan Penanganan Warga Terdampak Gempa Berjalan Optimal

  • 18 Jun 2026 21:04 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Poso - Pemerintah Kabupaten Poso terus melakukan penanganan dan pendampingan terhadap masyarakat yang terdampak gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,7 yang terjadi pada Selasa 16 Juni 2026.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Wakil Bupati Poso H. Soeharto Kandar meninjau langsung kondisi warga terdampak di Desa Tumora, Kecamatan Poso Pesisir Utara, Rabu 17 Juni 2026, guna memastikan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dan proses penanganan berjalan dengan baik.

Berdasarkan hasil asesmen sementara yang dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Poso bersama aparat setempat, sebanyak tiga unit rumah di Desa Tumora mengalami kerusakan ringan. Sementara itu, di Desa Dongi-Dongi, Kecamatan Lore Utara, tercatat 14 unit rumah mengalami kerusakan dengan kategori yang sama.

Selain kerusakan bangunan, satu warga dilaporkan mengalami luka ringan saat berusaha menyelamatkan diri ketika gempa terjadi.

Dalam kunjungannya, Wakil Bupati berdialog langsung dengan warga untuk mendengarkan kondisi dan kebutuhan yang diperlukan pascagempa. Ia juga memastikan pemerintah daerah terus melakukan koordinasi lintas sektor guna mempercepat penanganan di lapangan.

"Pemerintah daerah akan terus memantau perkembangan situasi dan memastikan masyarakat yang terdampak mendapatkan pendampingan serta bantuan yang diperlukan," ujar Soeharto Kandar.

Saat ini BPBD Kabupaten Poso bersama pemerintah kecamatan, pemerintah desa, TNI, Polri, dan instansi terkait masih melakukan pendataan lanjutan terhadap dampak gempa, termasuk kemungkinan adanya kerusakan tambahan yang belum teridentifikasi pada asesmen awal.

Di sejumlah lokasi terdampak, warga bersama aparat kepolisian dan pemerintah setempat juga bergotong royong membersihkan puing-puing bangunan yang mengalami kerusakan guna mempercepat pemulihan lingkungan dan aktivitas masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Poso mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi. Warga juga diminta tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan gempa susulan dengan mengikuti informasi resmi dari BMKG dan instansi berwenang.

Melalui koordinasi yang terus dilakukan, pemerintah daerah berharap proses pemulihan pascagempa dapat berjalan cepat sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali normal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....