Gerakan Pangan Murah Diserbu Warga, Pemkab Parigi Moutong Jaga Stabilitas Harga

  • 18 Jun 2026 21:08 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Parigi Moutong – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong melalui Dinas Ketahanan Pangan menggelar Gerakan Bersama Pengendalian Harga Pangan di Desa (Gerbang Desa) dan Gerakan Pangan Murah (GPM) guna membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 17–18 Juni 2026, di halaman Auditorium Kantor Bupati Parigi Moutong tersebut merupakan bagian dari rangkaian refleksi satu tahun kepemimpinan Bupati Parigi Moutong H. Erwin Burase dan Wakil Bupati H. Abdul Sahid.

Gerakan Pangan Murah digelar sebagai upaya menjaga stabilitas harga pangan sekaligus memastikan masyarakat memiliki akses terhadap bahan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibanding harga pasar.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat membeli sejumlah komoditas pangan dengan harga subsidi, di antaranya beras 5 kilogram seharga Rp57.500 hingga Rp60.000, paket gula pasir 2 kilogram dan minyak goreng 1 liter seharga Rp40.000, gula pasir Rp14.000 per kilogram, telur ayam Rp40.000 per rak, minyak goreng 1,8 liter Rp35.000, bawang merah Rp45.000 per kilogram, serta bawang putih Rp35.000 per kilogram.

Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Parigi Moutong, Rahmatia, mengatakan pemerintah telah menyiapkan stok pangan dalam jumlah cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama kegiatan berlangsung.

"Kami menyediakan sekitar tiga ton beras, tiga ton gula pasir, dua ribu liter minyak goreng, masing-masing 200 kilogram bawang merah dan bawang putih, serta 250 rak telur ayam. Kami berharap kegiatan ini dapat membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau," ujarnya.

Rahmatia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan di tengah dinamika harga kebutuhan pokok.

Wakil Bupati Parigi Moutong H. Abdul Sahid yang meninjau langsung pelaksanaan kegiatan menyampaikan apresiasi kepada Dinas Ketahanan Pangan dan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Gerakan Pangan Murah.

Menurutnya, program tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus menjaga daya beli masyarakat.

"Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan pangan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Pemerintah daerah akan terus berupaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di Kabupaten Parigi Moutong," kata Abdul Sahid.

Selama kegiatan berlangsung, masyarakat tampak antusias memanfaatkan program tersebut. Sejak pagi, warga memadati lokasi untuk membeli berbagai kebutuhan pokok yang dijual dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar.

Melalui Gerakan Pangan Murah, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong berharap upaya pengendalian inflasi daerah, penguatan ketahanan pangan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat terus berjalan secara berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....