Kepala Ditjenpas Sulteng Baru Dorong Pelayanan Publik yang Transparan

  • 17 Jun 2026 21:47 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah (Kanwil Ditjenpas Sulteng), Herman Mulawarman, menegaskan komitmennya untuk memperkuat reformasi birokrasi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta menjaga keamanan dan efektivitas pembinaan di seluruh satuan kerja pemasyarakatan di Sulawesi Tengah.

Komitmen tersebut disampaikan saat memberikan arahan perdana kepada jajaran pegawai Kanwil Ditjenpas Sulawesi Tengah, Rabu 17 Juni 2026. Dalam arahannya, Herman menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan program yang telah berjalan sekaligus memperkuat budaya kerja yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada hasil.

Menurutnya, tantangan pemasyarakatan saat ini semakin kompleks sehingga membutuhkan kerja sama yang solid, integritas yang kuat, serta akuntabilitas dalam setiap pelaksanaan tugas.

“Pemasyarakatan harus terus bergerak maju. Reformasi yang telah berjalan harus dijaga dan diperkuat, baik dalam aspek pelayanan publik, pembinaan warga binaan, maupun pengamanan. Saya mengajak seluruh jajaran untuk bekerja dengan semangat kebersamaan, profesionalisme, dan integritas,” tegas Herman.

Ia menilai kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemasyarakatan harus terus diperkuat melalui pelayanan yang transparan, responsif, dan bebas dari berbagai praktik penyimpangan. Karena itu, pengawasan internal dan penguatan tata kelola menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan.

Selain peningkatan kualitas layanan, Herman juga menegaskan bahwa upaya deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban akan terus diperkuat. Pemberantasan handphone ilegal, narkotika, dan pungutan liar (HALINAR) tetap menjadi salah satu prioritas utama di seluruh jajaran pemasyarakatan Sulawesi Tengah.

Menurutnya, keberhasilan pemasyarakatan tidak hanya diukur dari terjaganya keamanan lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan negara, tetapi juga dari keberhasilan pembinaan yang mampu memberikan dampak positif bagi warga binaan serta masyarakat.

“Kita harus memastikan seluruh program berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata. Pemasyarakatan harus hadir sebagai institusi yang profesional, humanis, dan mampu menjawab harapan masyarakat,” ujarnya.

Herman menegaskan bahwa penguatan reformasi birokrasi, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta pembangunan budaya kerja yang berintegritas akan menjadi fondasi utama dalam mewujudkan pemasyarakatan yang semakin maju, akuntabel, dan terpercaya di Sulawesi Tengah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Maulana Luthfiyanto, Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Stady Steven Umboh, serta Kepala Bidang Pembimbingan Kemasyarakatan Feri Hermawan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....