Pemuda Poso Terseret Arus, Tim SAR Gabungan Bagi Dua Tim Gelar Pencarian

  • 16 Jun 2026 16:57 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Poso - Basarnas Palu menggelar Operasi SAR terhadap kondisi membahayakan manusia berupa satu orang dilaporkan hanyut di Sungai Lariang, Kabupaten Poso, Senin 15 Juni 2026. Laporan hilang pertama kali diterima dari Kepala Desa Doda Lore, Christian, Minggu 14 Juni 2026 pagi.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muhammad Rizal, dalam keterangannya menuturkan korban bernama Gito Aprianto (31) bersama sang adik pulang dari aktivitas mendulang emas di kawasan Bulu Tuwo. Namun, korban disebut terseret arus dan hanyut saat menyeberangi Sungai Lariang.

"Adik korban sempat berusaha memberikan pertolongan, namun upaya tersebut tidak berhasil karena derasnya arus sungai," tutur Muhammad Rizal.

Upaya pencarian secara mandiri juga telah dilakukan oleh pihak keluarga bersama masyarakat setempat, namun tidak membuahkan hasil. Olehnya, laporan diterima Basarnas Palu untuk melakukan operasi pencarian dan pertolongan.

"Kami mengirimkan enam anggota tim penyelamatan menuju Desa Doda Lore menggunakan rescue car dan tiba pukul 19.26 WITA," tambahnya.

Sebagai respon atas laporan tersebut, Tim SAR Gabungan segera melaksanakan diskusi bersama masyarkat, perangkat desa, serta unsur terkait setelah tiba di lokasi. Pencarian mulai digelar keesokan harinya dengan membagi personel menjadi dua tim Search and Rescue Unit (SRU).

"Tim SRU 1 melakukan penyisiran darat di sepanjang sisi sungai dari titik masuk, sementara tim SRU 2 melaksanakan penyisiran darat di sisi sungai dari Desa Teba menuju Desa Lelio dengan jarak pencarian sekitar 7 kilometer," tutur Muhammad Rizal.

Hingga berita ini diturunkan, operasi pencarian masih terus dilaksanakan. Muhammad Rizal memastikan Basarnas Palu akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut secara berkala.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....