Pembekalan KKN UNTAD angkatan 117 Tekankan Desa Sadar Hukum dan Berkelanjutan
- 11 Jun 2026 15:17 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Tadulako (Untad) menggelar Pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 117 Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027 di Auditorium Untad, Palu, Rabu 10 Juni 2026.
Sebanyak 691 mahasiswa mengikuti kegiatan tersebut sebelum diterjunkan ke sejumlah desa di Kabupaten Sigi dan Kabupaten Parigi Moutong.
KKN Angkatan 117 mengusung tema "Pemberdayaan Masyarakat Melalui Penguatan Kesadaran Hukum, Tata Kelola Pemerintahan Desa, dan Kelembagaan Adat Menuju Desa Berkelanjutan". Tema tersebut menegaskan komitmen Untad dalam mendukung pembangunan desa melalui pengabdian berbasis ilmu pengetahuan dan kebutuhan masyarakat.
Kepala Pusat Pengabdian Masyarakat dan Kuliah Kerja Nyata Untad, Dr. Adrianton, S.P., M.P., menjelaskan bahwa pelaksanaan KKN pada semester ganjil merupakan bagian dari penyesuaian sistem akademik agar mahasiswa lebih leluasa menyelesaikan kewajiban akademik lainnya setelah program KKN berakhir.
Menurutnya, salah satu program unggulan pada KKN Angkatan 117 adalah KKN Tematik Hukum yang akan dilaksanakan di Kecamatan Kulawi dan Kulawi Selatan, Kabupaten Sigi, dengan melibatkan mahasiswa Fakultas Hukum.
"Program ini tidak hanya berhenti saat KKN selesai, tetapi diharapkan dapat melahirkan tim-tim pendamping di desa yang mampu membantu penguatan program hukum dan perundang-undangan di masyarakat," ujarnya.
Sementara itu, Rektor Untad, Prof. Dr. Ir. Amar, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng., menegaskan bahwa KKN merupakan wahana pembelajaran strategis bagi mahasiswa untuk mengintegrasikan ilmu pengetahuan, teknologi, dan nilai-nilai kemanusiaan dalam kehidupan nyata.
"KKN ini merupakan salah satu wahana pembelajaran yang sangat strategis bagi mahasiswa untuk mengintegrasikan ilmu pengetahuan, teknologi, dan nilai-nilai kemanusiaan dalam kehidupan nyata bagi masyarakat," katanya.
Rektor menekankan bahwa keberhasilan mahasiswa di tengah masyarakat tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik semata, tetapi juga oleh kemampuan membangun komunikasi dan hubungan sosial yang baik.
"Keberhasilan seseorang 85 persen ditentukan oleh soft skill, seperti kepribadian, kejujuran, kedisiplinan, dan kemampuan menghargai orang lain, sedangkan hard skill hanya sekitar 15 persen," ujarnya.
Ia juga berpesan agar mahasiswa menjadi mitra pemberdayaan masyarakat dengan meningkatkan literasi hukum warga, mendukung tata kelola pemerintahan desa yang baik, memperkuat kelembagaan adat, serta menghormati adat istiadat dan budaya setempat selama menjalankan KKN.
"Mahasiswa Untad adalah duta kampus. Tunjukkan sikap disiplin, jujur, santun, bertanggung jawab, serta menghormati adat istiadat dan budaya setempat," pesannya.
Selain itu, mahasiswa didorong memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung pelayanan publik, promosi potensi desa, dan administrasi pemerintahan desa agar program yang dijalankan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
KKN Angkatan 117 dijadwalkan berlangsung selama satu bulan dengan fokus pada pemberdayaan masyarakat melalui penguatan kesadaran hukum, tata kelola pemerintahan desa, serta pelestarian kelembagaan adat sebagai bagian dari upaya mewujudkan desa yang berkelanjutan.
.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....