Rektor Untad Minta Laporkan Dosen yang Mangkir Dari Tanggungjawab

  • 05 Jun 2026 12:39 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Adanya dugaan dosen di salah satu Fakultas di Universitas Tadulako yang tidak melakukan pertemuan perkuliahan dikeluhkan masyarakat selaku orang tua. Narno warga kota Palu melalui Program Halo RRI, Jumat, 05 Juni 2026, mengungkapkan adanya dosen yang melalaikan tanggungjawabnya dalam memberikan mata kuliah karena kesalahpahaman dengan mahasiswa. Hal ini disayangkan Narno, mengingat tidak adanya pertemuan perkuliahan selama 4 kali akan merugikan mahasiswa.

“Di Fakultas Ekonomi ini kami mendengar keluh-kesah anak-anak, ini sudah empat kali pertemuan ada satu mata kuliah yang tidak pernah hadir itu dosennya nih. Karena ada kasus waktu beliau hadir pagi itu dia punya kursi goyang atas inisiatif anak-anak yang laki-laki lari keluar mencarikan kursi. Ternyata setelah dia kembali ke kelas dosen tadi itu sudah pulang. Intinya beliau ngambek, marah. Nah, ini sudah empat kali pertemuan beliau tidak hadir. Pertanyaannya kalau dosen-dosen yang gampang marah begini ini. Apakah tidak ada arahan dari dekan gitu ? Karena ini nanti ujung-ujungnya yang dirugikan adalah mahasiswa,” ungkapnya.

Menanggapi keluhan tersebut Rektor Universitas Tadulako Prof. Dr. Ir. Amar ST,MT, Jumat, 05 Juni 2026, minta mahasiswa yang dirugikan untuk melapor ke Ketua Prodi atau melalui BEM Fakultas melapor ke Dekan. Selain itu mahasiswa juga dapat melapor melalui website Untad dengan menyertakan informasi lengkap terkait dengan dosen yang diduga tidak menjalankan tugasnya.

“Kenapa dia merajuk, ya? Apa sebabnya? Dicari tahu dulu. Harusnya kita cek dan ricek kembali antara kedua belah pihak. Jadi laporannya harus jelas ya. Sebutkan nama dosen, siapa yang melapor supaya jangan menjadi fitnah. Nanti kalau itu benar kita tindaki sesuai dengan peraturan,” tegasnya.

Ditegaskan pihaknya akan melakukan penelusuran dan bila terbukti benar, maka dosen yang dilaporkan akan ditindak. Hal ini dilakukan guna mendorong seluruh dosen untuk melakukan tugas dan tanggungjawabnya tanpa melibatkan urusan pribadi yang dapat merugikan mahasiswa selaku peserta didik.

“Itu tidak harus terjadi, tidak bisa ada sikap seorang dosen seperti itu kepada mahasiswanya. Tugas kita kan mengajar, mendidik. Pendidikan dan pengajaran harus dilakukan. Kalau ada sikap mahasiswa itu harus dikonsultasikan,” kata Rektor Untad.

Ditegaskan menegaskan pihaknya saat ini terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh mahasiswa, khususnya dalam kegiatan perkuliahan. Ditekankan pihaknya siap menerima berbagai masukan dan kritik dari manapun dengan tujuan untuk perbaikan dan peningkatan kualitas Untad kedepan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....