Menginspirasi, Duta SMA Sulteng Rangkul Pelajar Lintas Provinsi
- 10 Jun 2026 12:31 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Di tengah persiapannya memasuki dunia perkuliahan sebagai mahasiswa baru Jurusan Kedokteran Universitas Tadulako (Untad), Rachel Francesca Pemalia tetap menunjukkan komitmennya dalam dunia pendidikan. Peraih gelar Duta SMA Sulawesi Tengah 2025 itu aktif menjalankan berbagai program edukasi bagi pelajar melalui perannya sebagai agen perubahan di bidang pendidikan.
Rachel berhasil lolos ke Program Studi Kedokteran Untad melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Capaian tersebut merupakan hasil dari konsistensi dan kerja kerasnya dalam mempertahankan prestasi akademik selama menempuh pendidikan di tingkat sekolah menengah.
Namun, keberhasilannya di bidang akademik tidak membuatnya berhenti berkontribusi bagi lingkungan sekitar. Bersama rekannya, Mansir Aditya, Rachel mengemban amanah sebagai Duta SMA Sulawesi Tengah 2025, sebuah program yang diinisiasi oleh Direktorat SMA di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk menjaring pelajar berprestasi yang memiliki wawasan luas dan jiwa kepemimpinan.
Dalam perbincangan bersama RRI Pro 2 RRI Palu, Rachel menjelaskan bahwa peran Duta SMA tidak hanya sebatas simbol atau ajang representasi pelajar, tetapi juga menjadi wadah bagi generasi muda untuk memberikan dampak positif bagi lingkungan pendidikan.
“Duta SMA itu betul-betul perannya sangat berdampak bagi teman-teman SMA karena kita bertindak sebagai agent of change,” ujar Rachel.
Sebagai bentuk implementasi peran tersebut, Rachel dan Mansir meluncurkan program kerja bertajuk Lentera (Literasi and Edukasi with Rachel and Adit). Program ini bertujuan meningkatkan literasi, wawasan pendidikan, serta membangun karakter kepemimpinan di kalangan pelajar, khususnya di Sulawesi Tengah.
Berbagai strategi edukasi diterapkan dalam program tersebut, mulai dari pemanfaatan media sosial, siaran radio, produksi podcast, hingga kegiatan roadshow ke sejumlah sekolah di Kota Palu dan Kabupaten Sigi. Melalui pendekatan yang kreatif dan dekat dengan generasi muda, mereka berharap pesan-pesan pendidikan dapat diterima dengan lebih efektif.
Selain itu, Rachel dan Mansir juga menjalin kolaborasi dengan Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) secara daring. Kerja sama tersebut bertujuan membuka ruang diskusi dan pertukaran gagasan antara pelajar dari berbagai provinsi di Indonesia sehingga dapat memperluas wawasan serta jejaring antarpelajar.
Menurut Rachel, kombinasi antara kegiatan lapangan dan pemanfaatan teknologi digital menjadi langkah strategis untuk meningkatkan partisipasi pelajar dalam berbagai kegiatan positif. Ia berharap program Lentera mampu menjadi sarana yang mendorong tumbuhnya budaya literasi sekaligus melahirkan generasi muda yang berkarakter, kreatif, dan memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....