Polemik Pelabuhan Penumpang, Wali Kota Siap Kawal Aspirasi Masyarakat Pantoloan

  • 04 Jun 2026 16:07 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu – Pemerintah Kota Palu menyatakan komitmennya untuk mengawal aspirasi masyarakat yang menginginkan Pelabuhan Pantoloan tetap berfungsi sebagai pelabuhan penumpang. Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, usai menerima audiensi perwakilan masyarakat Pantoloan di Rumah Jabatan Wali Kota Palu, Kamis, 4 Juni 2026.

Pertemuan tersebut membahas keberatan masyarakat atas rencana pemindahan layanan kapal penumpang dari Pelabuhan Pantoloan ke Pelabuhan Donggala. Masyarakat menilai Pelabuhan Pantoloan masih sangat dibutuhkan sebagai akses transportasi laut bagi warga Kota Palu dan daerah sekitarnya.

Hadianto mengatakan, keberadaan Pelabuhan Pantoloan sebagai pelabuhan penumpang memiliki peran penting bagi masyarakat, tidak hanya dari sisi ekonomi dan lapangan kerja, tetapi juga sebagai sarana transportasi yang strategis. Menurutnya, letak Pelabuhan Pantoloan yang berada di wilayah Kota Palu memberikan kemudahan akses bagi masyarakat pesisir, Pantai Barat Kabupaten Donggala, hingga sebagian wilayah Kabupaten Parigi Moutong.

"Kami melihat Pelabuhan Pantoloan memiliki fungsi yang sangat vital bagi kebutuhan transportasi masyarakat. Karena itu, sejak awal Pemerintah Kota Palu mendukung agar pelabuhan ini tetap melayani angkutan penumpang," ujarnya.

Hadianto mengungkapkan, Pemerintah Kota Palu telah dua kali menyampaikan surat kepada Kementerian Perhubungan, pada tahun 2023 dan 2024, untuk meminta agar layanan kapal penumpang tetap dipertahankan di Pelabuhan Pantoloan. Sebagai tindak lanjut dari pertemuan tersebut, Pemerintah Kota Palu berencana kembali melakukan komunikasi langsung dengan pemerintah pusat guna menyampaikan aspirasi masyarakat.

"Insyaallah dalam waktu dekat kami akan berkomunikasi langsung dengan pemerintah pusat untuk memastikan aspirasi masyarakat ini dapat tersampaikan dengan baik kepada Kementerian Perhubungan," ucapnya.

Hadianto menegaskan pemerintah daerah akan terus mengawal kebutuhan masyarakat terkait layanan transportasi laut. Menurutnya, keberadaan Pelabuhan Pantoloan sebagai pelabuhan penumpang masih relevan dan dibutuhkan karena memberikan akses yang lebih mudah serta efisien bagi masyarakat.

"Tentu kami akan terus mengawal aspirasi masyarakat karena ini merupakan kebutuhan yang nyata. Dari berbagai aspek, baik jarak, aksesibilitas maupun efisiensi, Pelabuhan Pantoloan masih sangat dibutuhkan sebagai pelabuhan penumpang," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Perjuangan Masyarakat Pantoloan (PMP), Zulkarnain, mengapresiasi dukungan yang diberikan Pemerintah Kota Palu terhadap aspirasi masyarakat. Ia mengatakan masyarakat Pantoloan bersama warga dari sejumlah wilayah lainnya berharap layanan kapal penumpang Pelni tetap dipertahankan di Pelabuhan Pantoloan.

"Alhamdulillah kami sangat berterima kasih kepada Bapak Wali Kota Palu yang telah menerima dan mendukung perjuangan masyarakat. Kami berharap Pelabuhan Pantoloan tetap menjadi pelabuhan penumpang karena keberadaannya sangat dibutuhkan oleh masyarakat," ujarnya.

Zulkarnain menambahkan masyarakat Pantoloan, hingga warga Pantai Barat Donggala siap bersama-sama memperjuangkan aspirasi tersebut kepada pemerintah pusat agar layanan penumpang di Pelabuhan Pantoloan tetap beroperasi. Masyarakat berharap pemerintah pusat mempertimbangkan aspek kebutuhan, aksesibilitas, dan efisiensi transportasi yang selama ini dirasakan masyarakat pengguna jasa Pelabuhan Pantoloan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....