Lansia Hilang di Donggala Belum Ditemukan 7 Hari Pencarian Operasi SAR Ditutup
- 30 Mei 2026 13:24 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Donggala - Operasi SAR terhadap satu orang warga yang dilaporkan hilang di kebun di Perkebunan Desa Balukang 2, Kecamatan Sojol, Kabupaten Donggala, resmi dihentikan. setelah pelaksanaan pencarian selama tujuh hari. Keputusan penutupan pergerakan lapangan ini diambil setelah tim gabungan melakukan upaya pencarian intensif selama tujuh hari hingga Kamis 28 Mei 2026.
Korban diketahui bernama Tihan Junaedi (80) yang dilaporkan belum kembali dari kebun sejak Jumat 22 Mei 2026 lalu. Peristiwa kehilangan tersebut bermula saat korban tidak ditemukan lagi di pondok kebun setelah sang anak kembali dari melaksanakan ibadah Salat Jumat.
Pihak keluarga bersama masyarakat sekitar sebelumnya telah melakukan upaya pencarian mandiri, namun belum membuahkan hasil. Olehnya, bantuan SAR kemudian dimohonkan kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palu.
Kepala Subseksi Operasi dan Siaga SAR, Rusmadi, dalam keterangannya menjelaskan pada hari ketujuh pelaksanaan operasi, Kamis 28 Mei 2026, Tim SAR Gabungan kembali melaksanakan pencarian dengan membagi area pencarian ke dalam dua Search and Rescue Unit (SRU). Sebelum pelaksanaan pencarian, Tim Rescue Unit Siaga SAR Tolitoli bersama unsur Potensi SAR terlebih dahulu melaksanakan briefing.
"Briefing ini dilakukan untuk memastikan kesiapan personel, peralatan, serta penerapan prosedur keselamatan kerja sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) Basarnas," tutur Rusmadi.
Penyisiran telah dilakukan secara maksimal pada area-area yang telah ditentukan berdasarkan analisa dan evaluasi operasi sebelumnya. Tim SAR Gabungan telah melakukan upaya pencarian secara intensif di sejumlah titik yang dicurigai, namun tidak ditemukan satu pun tanda-tanda keberadaan korban.
"Hingga pukul 15.30 WITA pada hari ketujuh pencarian, korban belum berhasil ditemukan," tambahnya.
Setelah operasi pencarian, Tim SAR Gabungan bersama pihak keluarga dan pemerintah setempat melaksanakan musyawarah evaluasi operasi SAR. Berdasarkan hasil pembahasan dan mempertimbangkan telah dilaksanakannya pencarian selama jangka waktu yang telah ditetapkan oleh ketentuan yang berlaku, seluruh pihak sepakat untuk menghentikan operasi pencarian.
"Penghentian operasi dilakukan berdasarkan hasil evaluasi bersama seluruh unsur terkait dan kesepakatan pihak keluarga," kata Rusmadi.
Dengan penghentian operasi tersebut, seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing. Meski demikian, Rusmadi memastikan para personel tetap siaga apabila di kemudian hari ditemukan tanda-tanda yang dapat mendukung dilanjutkannya operasi pencarian.
Ia turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR gabungan, pemerintah setempat, keluarga korban, serta masyarakat yang telah memberikan dukungan dan bekerja sama selama pelaksanaan operasi pencarian.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....