Untad Targetkan Miliki 112 Program Studi Tahun 2027
- 28 Mei 2026 02:22 WIB
- Palu
RRI.CO.ID Palu - Universitas Tadulako (Untad) mencatat peningkatan jumlah program studi mencapai 103 program studi hingga Mei 2026. Angka tersebut menunjukkan tren pertumbuhan yang signifikan dibandingkan awal tahun 2025 yang masih berjumlah 94 Prodi.
Akselerasi ini menjadi bagian dari langkah Untad dalam memperluas keterjangkauan akses pendidikan tinggi sekaligus menjawab kebutuhan sumber daya manusia (SDM) di Sulawesi Tengah. Komitmen pengembangan akademik tersebut juga terus diperkuat oleh Rektor Universitas Tadulako, Prof. Dr. Ir. Amar S.T, M.T. melalui dorongan pembukaan program studi baru yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan dunia kerja.
Saat ini, sejumlah usulan pembukaan Prodi baru masih dalam proses, di antaranya Prodi Kedokteran Gigi dan Profesi, S2 Sumber Daya Alam dan Lingkungan, serta S2 Kehutanan yang sedang berproses di SIAGA. Selain itu, usulan Prodi S3 Kesehatan Masyarakat telah dibahas di Senat Universitas.
Sementara itu, beberapa usulan lainnya juga telah melakukan konsultasi ke LPMPP, seperti S1 Geografi, S2 Farmasi dari FMIPA, serta S1 Keperawatan dan Profesi Ners. Apabila seluruh usulan tersebut terealisasi, Untad diproyeksikan akan menaungi sekitar 112 program studi pada 2027.
“Penambahan program studi merupakan upaya institusi dalam menjawab tingginya minat masyarakat terhadap pendidikan tinggi. Tentunya langkah ini dilakukan dengan mempertimbangkan kecukupan infrastruktur, ketersediaan dosen, serta dukungan teknologi,” ujar Prof Amar dalam keterangannya.
Ia menambahkan, pengembangan program studi juga diarahkan untuk memperkuat kesiapan lulusan menghadapi tantangan dunia kerja yang terus berubah. Diharapkan, kehadiran program studi tersebut dapat memberikan kontribusi yang berkelanjutan terhadap pembangunan nasional.
Sementara itu, Sekretaris LPMPP Untad, Prof. Dr. Ir. Amiruddin Kade, S.Pd., M. Si. menyampaikan bahwa perkembangan tersebut merupakan capaian positif bagi Untad. Langkah ini dinilai menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas institusi.
“Peningkatan jumlah Prodi juga dilakukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam memperoleh akses pendidikan tinggi di Sulawesi Tengah,” kata Prof. Amiruddin.
Selain penambahan jumlah Prodi, Untad juga terus mendorong penguatan mutu melalui peningkatan akreditasi. Saat ini, persentase Prodi yang telah meraih akreditasi Unggul dan Baik Sekali mencapai 67,96 persen.
Ia menjelaskan bahwa akreditasi merupakan bentuk penilaian kualitas oleh pihak eksternal, seperti BAN-PT dan LAM, dengan indikator yang jelas serta melalui tahapan yang berjenjang. Perkembangan mutu dan kuantitas prodi ini mencerminkan tingginya komitmen sinergis mulai dari level rektorat, dekanat, hingga unit terkecil di tingkat program studi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....