Kepala Bakarantin Serahkan Banmas Presiden RI dalam Rangka Hari Raya Idul Adha

  • 27 Mei 2026 16:19 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Momen membahagiakan dirasakan masyarakat yang berada di Huntap Tondo 1, dimana di Hari Raya Idul Adha tahun ini, masyarakat mendapatkan Bantuan Kemasyarakatan Presiden RI berupa Sapi jenis Brangus seberat 890 Kilogram. Kepala Badan Karantina Indonesia Abdul Kadir Karding, Rabu, 27 Mei 2026, mengatakan bantuan kemasyarakatan ini merupakan bagian dari perhatian Presiden Republik Indonesia bagi seluruh masyarakat di Indonesia tak terkecuali di Kota Palu, dimana tahun ini sapi kurban di alokasikan ke Huntap Tondo 1 setelah ditahun sebelumnya diberikan bagi masyarakat di Huntap Petobo.

Dirinya berharap perhatian yang diberikan Presiden Prabowo Subianto melalui penyerahan sapi kurban ini dapat memberi kebahagiaan bagi masyarakat penerima khususnya di momen Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Diakui selain Kota Palu seluruh daerah di Indonesia menerima bantuan kemasyarakatan berupa sapi yang nantinya dagingnya akan dibagikan ke masyarakat melalui panitia yang telah ditunjuk.

“Harapannya adalah kita ingin agar masyarakat di Huntap ini juga ikut merasakan kebahagiaan yang dirasakan oleh masyarakat yang merayakan Idul Adha. Kita tahu bahwa teman-teman keluarga kita yang ada di Huntap ini termasuk orang yang baru saja keluar dari musibah dan penderitaan oleh karena itu saya kira, kita berterima kasih kepada Pak Walikota yang telah mengalokasikan ini di sini tahun lalu juga di Huntap Petobo hari ini di sini di Huntap Tondo 1,” jelasnya.

Diakui selain menyerahkan bantuan kemasyarakatan dari Presiden Republik Indonesia dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, dimana Kepala Barantin menyerahkan secara simbolis kepada pengurus Masjid Agung Ar Rasyid selaku panitia kurban. Dirinya juga hadir untuk menyerap aspirasi masyarakat, dimana salah satu yang menjadi perhatiannya yakni terkait sertifikat yang belum dimiliki sejumlah masyarakat yang ada di Huntap Tondo 1.

“Dari sini kita juga bisa melihat bahwa di Huntap ini masih ada beberapa aspirasi yang patut kami perjuangkan di Jakarta. lintas sektoral dan nanti sama Pak Wali juga. Misalnya soal belum selesainya sertifikat tanah mereka ada masih ada 644 sertifikat yang belum selesai nanti insyaallah saya akan bicara dengan Pak Nusron agar bisa dianggarkan di tahun 2027,” katanya.

Sementara terkait dengan pengawasan hewan kurban di Indonesia, Kabarantin Abdul Kadir Karding menerangkan pemantauan dan pemeriksaan terhadap hewan ternak yang akan dijadikan kurban telah dilakukan secara maksimal. Selain itu, tingginya kesadaran masyarakat dalam memastikan hewan kurban yang akan dikurbankan dalam kondisi sehat dan layak juga membantu semakin maksimalnya upaya pengawasan.

“Jadi setelah saya dilantik 2 hari saya terima surat terima saya langsung bentuk namanya satgas untuk memeriksa semua potensi-potensi menyebarnya hama penyakit lewat kurban. Tapi alhamdulillah sampai hari ini belum ada laporan dan mudah-mudahan tidak ada laporan karena memang sudah tumbuh kesadaran di masyarakat bahwa kurban itu harus memang sehat, dan harus tidak cacat,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama Walikota Palu Hadianto Rasyid mengaku bahagia dan bersyukur atas bantuan yang diberikan dalam membahagiakan masyarakat Kota Palu dimomen Hari Raya Idul Adha. Diakui selain dari Presiden, pemerintah Kota Palu juga menyalurkan hewan kurban bagi masyarakat dimana tahun ini ada sekitar 700 lebih sapi kurban disebar disetiap kelurahan.

“Terima kasih dulu kepada Bapak Presiden atas perhatian yang begitu besar yang kedua kalinya diberikan kepada masyarakat Kota Palu lewat Banmas sapi untuk Idul Adha ini. Saya juga tidak lupa menyampaikan terima kasih kepada seluruh ASN Kota Palu ya yang terdata sampai dengan kemarin ada sekitar 790 ekor sapi yang oleh seluruh ASN datakan sebagai kurban yang di dilaksanakan oleh seluruh ASN Kota Palu. Sekitar 30 itu kita sebarkan ke beberapa kelurahan di wilayah kota yang tahun kemarin belum mendapatkan tahun ini kita berikan. Nah, kita berharap bahwa kegiatan ini ya akan semakin terus maju ke depan,”ujar Walikota.

Keduanya berharap momen Hari Raya Idul Adha ini tidak hanya dimaknai sebagai momen untuk berkurban dalam bentukan hewan kurban, tetapi juga dapat dimaknai dalam hal yang lebih luas, diantaranya berkurban untuk kepentingan bersama. Dengan menurunkan ego dan kepentingan diri untuk kepentingan bersama khususnya untuk kemajuan Kota Palu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....