Gubernur Sulteng Apresiasi Semangat Berkurban ditengah Efisiensi Anggaran

  • 28 Mei 2026 02:24 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, memberikan apresiasi tinggi atas besarnya partisipasi jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terhadap semangat untuk berkurban pada Idul Adha 1447 Hijriah. Semangat berbagi para aparatur sipil negara (ASN) tersebut dinilai tidak menyurut meskipun saat ini pemerintah daerah tengah memperketat efisiensi anggaran di berbagai sektor.

Anwar Hafid menjelaskan, kolaborasi yang kuat antara dinas teknis, internal OPD, dan para pengusaha lokal berhasil mengumpulkan total hingga 127 ekor hewan kurban untuk dikelola provinsi. Jumlah penyerahan bantuan hewan kurban ini dinilai luar biasa karena mampu melampaui capaian tahun-tahun sebelumnya di tengah kondisi ekonomi yang penuh tantangan.

“Kurban tahun ini luar biasa karena di tengah kebijakan efisiensi anggaran daerah, semangat berkurban jajaran Pemprov dan mitra swasta justru semakin besar,” ujar Anwar kepada media usai pelaksanaan Idul Adha di Masjid Raya Baitul Khairaat, Rabu, 27 Mei 2026.

Untuk tahun ini, pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menyalurkan sebanyak 127 ekor hewan kurban, termasuk sapi Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden Republik Indonesia pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Selain itu pemerintah juga menyalurkan masing-masing 5 ekor kepada seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Tengah dengan total 65 ekor sapi.

"Jumlah total tahun ini sapi kurban yang dikelola oleh pemerintah provinsi Sulawesi Tengah termasuk yang bantuan Bapak Presiden berarti 127 ekor keseluruhannya," ucap Anwar Hafid.

Lebih lanjut, Anwar menilai hari raya Idul Adha bukan hanya sekadar perayaan keagamaan, melainkan menjadi momentum untuk memperkuat semangat pengorbanan untuk memajukan daerah Sulawesi Tengah. Karena itu ia mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan semangat berkurban dalam berkehidupan sehari-hari dalam membangun Sulawesi Tengah yang lebih maju.

"Jadi mari kita maknai Idul Adha ini untuk semua kita memiliki semangat berkorban. Semangat berkorban buat negara, buat daerah, buat agama, buat keluarga. Inilah hakikat Idul Adha," ucapnya.

Dalam konteks kepemimpinan, Gubernur Sulteng itu menjelaskan semangat pengorbanan diwujudkan melalui upaya pemerintah dalam menghadirkan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat. Sementara itu / masyarakat diharapkan dapat memberikan dukungan dan doa kepada pemerintah / agar pembangunan daerah dapat berjalan dengan baik

"Pengorbanan yang saya maksudkan adalah pemerintah daerah berusaha untuk memberikan program-program yang bermanfaat, kemudian masyarakat juga diharapkan memberikan dukungan keikhlasannya untuk memberikan dukungan doa kepada pemerintah," ucap Anwar.

Menurutnya sinergi antara kerja keras pemerintah dan dukungan masyarakat menjadi kunci menghadirkan keberkahan serta kemajuan bagi Sulawesi Tengah. Ia berharap semangat Idul Adha dapat terus memperkuat persatuan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah di masa mendatang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....