Pemkab Parigi Moutong Libatkan BWS dan BPJN Atasi Banjir di Tiga Kecamatan

  • 27 Mei 2026 06:32 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Parimo — Pemerintah Daerah Kabupaten Parigi Moutong bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi III Palu, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) XIV Palu, serta BPBD Provinsi Sulawesi Tengah melaksanakan audiensi untuk membahas penanganan banjir. Langkah ini diambil sebagai respons atas bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah Desa Balinggi Jati di Kecamatan Balinggi, Desa Sibalago di Kecamatan Toribulu, dan Desa Tolai di Kecamatan Torue.

Pertemuan yang berlangsung di Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi III Palu, Selasa 26 Mei 2026, tersebut bertujuan untuk menyatukan persepsi dan langkah penanganan banjir secara terpadu. Agenda ini digelar untuk memperkuat respon cepat melalui kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah dan instansi terkait.

Plt Kepala Pelaksana BPBD Parigi Moutong, Rivai, dalam keterangannya menjelaskan, forum koordinasi tersebut menyepakati sejumlah langkah penanganan, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Penanganan yang bersifat permanen dan jangka panjang akan segera diusulkan guna mengurangi risiko banjir berulang di wilayah terdampak.

Sebagai langkah respon cepat, BWS Sulawesi III Palu akan memberikan bantuan material pengendali banjir berupa bronjong dan geobag. Selain itu, normalisasi sungai juga akan dilaksanakan secara berkala.

"Normalisasi sungai dilakukan menjaga kapasitas aliran air dan meminimalisir luapan sungai saat curah hujan tinggi," ucap Rivai.

Dukungan alat berat turut disiapkan untuk mempercepat penanganan di lapangan. Bantuan tersebut berupa dua unit excavator masing-masing berasal dari BWS Sulawesi III Palu dan BPBD Provinsi Sulawesi Tengah.

Sementara itu, BPJN XIV Palu akan menangani ruas Jalan Trans Sulawesi yang terdampak banjir. Langkah penanganan berupa perkuatan tebing pada bahu jalan yang bersinggungan langsung dengan aliran air sungai pembuangan irigasi.

Melalui sinergi lintas sektor ini, diharapkan upaya penanganan banjir di wilayah Kabupaten Parigi Moutong dapat berjalan lebih cepat, efektif, dan berkelanjutan.

"Kami berharap sinergi ini dapat mengurangi dampak bencana terhadap masyarakat maupun infrastruktur," ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....