IMIP Perkuat Kompetensi Guru lewat Pelatihan Bahasa Inggris

  • 25 Mei 2026 06:10 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Morowali - PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) menggelar pelatihan peningkatan kapasitas Bahasa Inggris bagi 150 guru se-Kecamatan Bahodopi sebagai bagian dari dukungan terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Morowali.

Kegiatan yang berlangsung selama empat hari, mulai 18 hingga 21 Mei 2026 di Ruang Expo PT IMIP tersebut diikuti guru dari berbagai jenjang pendidikan, mulai SD, SMP, SMA hingga SMK.

Program ini menjadi bagian dari komitmen IMIP dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia, khususnya di sektor pendidikan di wilayah lingkar industri.

Head of CSR Department PT IMIP, Tommy Adi Prayogo, mengatakan peningkatan kapasitas guru menjadi salah satu fokus perusahaan dalam mendukung kemajuan pendidikan di Bahodopi.

“Pengembangan profesional dalam pembelajaran Bahasa Inggris bertujuan menggali potensi sekaligus meningkatkan keterampilan berbahasa Inggris bagi para guru di Bahodopi. Kami berharap kemampuan ini dapat ditransfer kepada peserta didik secara efektif dan menyenangkan,” ujarnya.

Menurut Tommy, program peningkatan kapasitas guru secara rutin dilakukan melalui koordinasi bersama Pemerintah Kabupaten Morowali, khususnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Ia menjelaskan tema pelatihan disusun berdasarkan sinkronisasi program antara perusahaan dan pemerintah daerah untuk mendukung lahirnya tenaga pendidik yang berkualitas dan berdaya saing.

Pelatihan tersebut menghadirkan praktisi dan dosen Pendidikan Bahasa Inggris dari Universitas Tadulako dengan materi yang difokuskan pada metode pembelajaran interaktif dan mudah diterapkan di sekolah.

IMIP juga memastikan program penguatan kapasitas guru akan terus berlanjut melalui kolaborasi bersama pemerintah daerah dan tenaga pendidik di Kecamatan Bahodopi.

“Program ini bersifat berkelanjutan. Kami akan terus membangun komunikasi dan kolaborasi dengan pemerintah daerah serta guru-guru di Bahodopi untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan,” tutup Tommy.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....