Dinas P2KB Palu Kerjasama Lintas Sektor Optimalkan Penanganan Stunting
- 25 Mei 2026 06:17 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Kota Palu, Ridwan Mustapa, menegaskan pentingnya keterlibatan seluruh pemangku kepentingan dalam mengentaskan stunting di daerah ini. Hal ini krusial, agar seluru program yang telah dicanangkan dapat berjalan efektif dan optimal.
Ridwan mengungkapkan sebagai leading sector dalampercepatan penurunan stunting, pihaknya melibatkan berbagai stakeholder untuk memperkuat intervensi di lapangan, seperti camat, perguruan tinggi, hingga koordinator keluarga berencana (KB). Keterlibatan pihak terkait ini diharapkan dapat memaksimalkan pencegahan sejak dini.
"Semua memang harus bergerak, koordinasinya juga terus ditingkatkan. Karena kami leading sectornya, jadi kami bekerja sama dengan teman-teman di wilayah," ucap Ridwan setelah membuka Rapat Koordinasi dan Evaluasi Tim Pendamping Keluarga (TPK) Tahun 2026 yang berlangsung di Kantor P2KB Kota Palu, Rabu 20 Mei 2026.
Ia menambahkan, pihaknya berperan aktif dalam memetakan dan memberi pendampingan terhadap keluarga dengan resiko stunting sehingga diharapkan upaya preventif dapat dilakukan sejak awal. Langkah pencegahan ini juga disinkronkan dengan Dinas Kesehatan Kota Palu yang berfokus pada penanganan medis langsung kepada anak yang telah mengalami stunting.
"Lebih baik kita mencegah, jadi yang beresiko ini kita tangani," tuturnya.
Selain memperkuat kolaborasi lintas sektor, Dinas P2KB Kota Palu juga memperkuat peran Tim Pendamping Keluarga (TPK), yang saat ini telah beranggotakan 861 orang. Dengan koordinasi dan evaluasi berkala, diharapkan TPK dapat memaksimalkan mutu pendampingan kepada masyarakat luas.
“Karena ada empat yang mereka melakukan pendampingan, yaitu kepada catin atau calon pengantin, ibu hamil, ibu nifas atau pasca persalinan, serta bayi dan balita (baduta),” tuturnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....