Pemerataan Pendidikan Masih Jadi Sorotan Masyarakat Sulteng
- 22 Mei 2026 11:06 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Stigma sekolah favorit masih melekat kuat di tengah masyarakat, terutama terhadap sekolah-sekolah yang berada di wilayah perkotaan dengan fasilitas yang lebih lengkap. Kondisi ini dinilai masih memengaruhi pandangan orang tua dalam memilih sekolah untuk anak-anak mereka.
Hal tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam program interaktif “Kopi Anda” yang disiarkan oleh RRI Pro 1 Palu. Dalam diskusi tersebut, berbagai pandangan masyarakat turut mengemuka terkait kesenjangan persepsi terhadap kualitas pendidikan antar sekolah.
Pendengar RRI asal Sigi, Arfan, menilai anggapan sekolah favorit muncul karena adanya perbedaan fasilitas dan kualitas tenaga pengajar antara sekolah di kota dan desa. Menurutnya, pemerintah perlu meningkatkan kualitas guru serta melengkapi sarana pendidikan di daerah terpencil agar seluruh sekolah memiliki kualitas yang setara.
“Kalau sekolah di kota dianggap keren karena fasilitas lengkap. Pemerintah harus melengkapi fasilitas sekolah di desa dan meningkatkan kualitas guru supaya semua sekolah dipandang sama,” ujar Arfan.
Sementara itu, Iswan, warga Kelurahan Kawatuna menyoroti masih adanya kesenjangan pendidikan di berbagai daerah. Ia mengatakan keterbatasan sumber daya manusia guru dan fasilitas pendidikan di wilayah kampung menjadi tantangan yang perlu segera diatasi demi pemerataan pendidikan sesuai amanat undang-undang.
“Pendidikan harus merata di semua daerah. Jangan ada perbedaan kualitas pendidikan hanya karena lokasi sekolah berada di kota atau kampung,” katanya.
Sejumlah pendengar lainnya menilai predikat sekolah favorit juga dipengaruhi oleh prestasi siswa, kualitas sekolah, hingga publikasi yang dibangun oleh institusi pendidikan tertentu. Masyarakat melihat terjadi pergeseran pandangan terhadap sekolah favorit karena meningkatnya mutu pendidikan di sejumlah daerah, termasuk di luar kota besar.
Masyarakat berharap pemerintah terus memperkuat pemerataan pendidikan, baik dari sisi kualitas tenaga pendidik, fasilitas sekolah, maupun akses pendidikan yang setara. Dengan demikian, seluruh sekolah di Sulawesi Tengah dapat berkembang dan memperoleh kepercayaan yang sama dari masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....