Gandeng GERKATIN Sulteng, Pemkot Palu Luncurkan Kelas Bahasa Isyarat
- 21 Mei 2026 00:00 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Pemerintah Kota Palu memperkuat upaya untuk mewujudkan ekosistem kota yang inklusif dan ramah bagi penyandang disabilitas. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah peluncuran program Kelas Bahasa Isyarat, yang berlangsung di Ruang Bantaya Kantor Wali Kota Palu, Rabu 20 Mei 2026.
Kehadiran kelas ini merupakan kolaborasi dari Dinas Pendidikan Kota Palu bersama Gerakan Kesejahteraan Tunarungu Indonesia (GERKATIN) Provinsi Sulawesi Tengah. Kelas ini nantinya akan diikuti oleh 25 peserta selama 10 pekan guna mendalami teknik komunikasi isyarat secara komprehensif.
Wali Kota Palu, Hadiyanto Rasyid, menegaskan pentingnya peran pemerintah daerah dalam menyediakan akses pelayanan yang setara bagi penyandang disabilitas. Untuk itu, ruang ini diharapkan tidak hanya sekadar seremonial semata, namun harus memberikan dampak yang nyata bagi masyarakat.
"Bukan hanya pelaksanaan kegiatan yang sifatnya seremoni, tetapi betul-betul diseriusi, karena pemerintah merupakan pelayan dan pendamping bagi masyarakat, sehingga kita juga harus mampu memasuki semua ruang, termasuk ruang keluarga disabilitas," ujar Hadiyanto Rasyid saat membuka kegiatan.
Guna memberikan kemudahan akses informasi, Wali Kota mendorong agar ke depannya hadir juru bahasa isyarat di setiap instansi di bawah naungan pemerintah kota. Tidak hanya itu, ia juga menginstruksikan penguatan fasilitas publik yang ramah disabilitas hingga ke struktur birokrasi paling bawah.
"Karena pelayan grass root itu berada di tingka kelurahan, jadi harus melibatkan kelurahan juga," tambahnya.
Hadiyanto juga menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi bersama komunitas relawan dan pemerhati. Setiap masukan dan aspirasi diperlukan untuk menghadirkan kota yang ramah disabilitas.
Pada peluncuran kelas bahasa isyarat tersebut, peserta mendapatkan materi orientasi pengenalan budaya tuli, etika berinteraksi, dan aturan dalam pelatihan Bisindo. Ruang edukatif ini menghadirkan sepuluh modul yang akan dibahas secara mendalam dalam setiap pertemuan, melalui kombinasi metode materi maupun praktik.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....