Harkitnas, Ditjenpas Sulteng Ajak Jaga Generasi Muda demi Indonesia Maju

  • 20 Mei 2026 15:12 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah (Kanwil Ditjenpas Sulteng), Bagus Kurniawan, mengajak seluruh elemen khususnya petugas pemasyarakatan menjaga generasi muda sebagai fondasi utama dalam mewujudkan Indonesia yang maju, mandiri, dan berdaulat.

Ajakan tersebut disampaikan saat memimpin upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 Tahun 2026 di lingkungan Kanwil Ditjenpas Sulawesi Tengah, Rabu, 20 Mei 2026.

Bagus menegaskan tema peringatan tahun ini, “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, menjadi pengingat penting bahwa masa depan bangsa sangat ditentukan oleh kualitas generasi penerus.

“Tunas bangsa harus dijaga bersama. Mereka adalah fondasi utama dalam menentukan arah dan kedaulatan Indonesia ke depan,” kata Bagus.

Dia menjelaskan bahwa semangat kebangkitan nasional berakar dari lahirnya organisasi Boedi Oetomo pada 20 Mei 1908 yang menjadi titik awal perubahan perjuangan bangsa, dari perlawanan fisik menuju perjuangan intelektual dan diplomasi.

Menurut dia, semangat tersebut tetap relevan di tengah tantangan zaman saat ini, terutama dalam menghadapi perkembangan teknologi, dinamika sosial, serta tuntutan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Bagus menilai, menjaga generasi penerus tidak cukup hanya melalui pendidikan formal, tetapi juga harus dibarengi dengan pembangunan karakter, penguatan literasi digital, dan penciptaan lingkungan sosial yang sehat.

“Pembangunan bangsa harus berorientasi pada manusia. Karena itu, seluruh elemen harus hadir menjaga generasi muda agar tumbuh dengan nilai kebangsaan, integritas, dan semangat persatuan,” ujarnya.

Ia menambahkan, semangat Hari Kebangkitan Nasional juga menjadi pengingat bagi jajaran pemasyarakatan untuk terus berkontribusi dalam pembangunan sumber daya manusia, termasuk melalui pembinaan warga binaan agar mampu kembali menjadi pribadi yang produktif di tengah masyarakat.

“Kebangkitan nasional dimulai dari kesadaran individu, tumbuh secara kolektif, lalu menjadi kekuatan bangsa. Semangat itu harus terus dijaga,” tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....