Pemkot Palu Rancang Instalasi Budaya Hidroponik yang Efisien dan Produktif
- 14 Mei 2026 15:31 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Pemerintah Kota Palu saat ini terus mendorong konsep pertanian kota atau urban farming. Dam mengoptimalkan lahan pekarangan warga melalui sistem tanaman hidroponik.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Palu, Lukman, menuturkan bahwa penanaman hidropinik memiliki beberapa keunggulan, salah satunya menghasilkan kuantitas panen yang banyak meski dalam ruang yang terbatas. Selain itu, tanaman hidroponik juga dinilai lebih mudah untuk dikelola secara mandiri serta menambah estetika lingkungan perumahan.
"Tentu selain efektivitas lahan yang tersedia, jumlah pertanaman juga lebih banyak. Cara mengolahnya lebih gampang karena tidak perlu cabut-cabut rumput," ucap Lukman saat ditemui di sela kegiatan Pelatihan Tematik Teknologi Budidaya Tanaman Sistem Hidropinik di halaman Kantor DPKP Kota Palu, Rabu 13 Mei 2026.
Ditambahkan, DPKP Kota Palu saat ini tengah merancang metode tanaman hidroponik terpadu yang sederhana dan produktif. Model ini akan menyertakan ruang untuk kolam ikan dan ayam petelur yang siap produksi.
"Contohnya, ada dua mikrofon, ada space di bawahnya yang akan kita berikan kolam ikan. Selain itum kami sudah merancang salah satu sisi kita berikan ayam petelur," tuturnya.
Lebih lanjut, Lukman berharap apabila metode ini telah dimatangkan dan mendapat dukungan pendanaan, pihaknya dapat menyalurkan model tersebut ke masyarakat. Hal ini dilakukan agar penanaman hidroponik dapat lebih efisien dan efektif ke depannya.
"Kita memang menargetkan di tahun depan kita akan berikan ke masayarakat, jadi bukan ke kelompok, tapi ke perorangan," ujarnya.
Ia pun menegaskan komitmen pemerintah dalam memberikan fasilitas dan pendampingan berkelanjutan dalam mewujudkan ketahanan pangan di Kota Palu melalui urban farming, salah satunya melalui pelatihan sistem tanaman hidroponik yang diikuti oleh kelompok masyarakat penerima bantuan beserta pendamping teknis dan penyuluh. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diharapkan dapat memahami proses penanaman metode hidroponik secara runut dan dapat diimplementasikan secara konsisten di lingkungan masing-masing.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....