Pengukuhan PW APRI Sulteng, Kakanwil Tekankan Peran Penghulu dalam Pelayanan Umat
- 14 Mei 2026 12:56 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah, H. Junaidin, menegaskan bahwa pengukuhan Pengurus Wilayah Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (PW APRI) Sulteng merupakan amanah besar dalam pelayanan umat dan penguatan ketahanan keluarga.
Hal itu disampaikan saat mengukuhkan PW APRI Sulteng periode 2026–2030 yang dirangkaikan dengan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) di Hotel Santika Palu, Selasa 13 Mei 2026.
“Pengukuhan APRI ini bukan hanya seremoni, tetapi amanah dan tanggung jawab moral, sosial, serta keagamaan, khususnya dalam pelayanan umat dan ketahanan keluarga,” ujar Junaidin.
Sebagai pembina, ia berharap pengurus yang baru dapat membawa organisasi lebih profesional serta berkontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah.
Menurutnya, APRI merupakan organisasi profesi yang melekat pada Kementerian Agama dan beranggotakan para penghulu, sehingga memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas layanan keagamaan.
Ia juga menekankan pentingnya peran penghulu dalam mendukung early warning system (EWS) terhadap persoalan sosial yang berdimensi keagamaan.
“Penghulu harus ikut mengambil bagian dengan memberikan peringatan dini terhadap persoalan sosial di masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Pusat APRI, H. Madari, menyatakan bahwa penghulu harus menjadi teladan serta memperkuat sinergi lintas sektor dalam mengantisipasi persoalan sosial.
“Penghulu harus menjadi teladan dan KUA menjadi garda terdepan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, dibacakan Surat Keputusan kepengurusan PW APRI Sulteng periode 2026–2030 dengan Isram Said Lolo sebagai ketua terpilih, dilanjutkan dengan prosesi pengukuhan oleh Kakanwil.
Rakerwil PW APRI Sulteng secara resmi dibuka oleh Gubernur Sulawesi Tengah yang diwakili Asisten III Bidang Administrasi dan Pemerintahan, Abd. Raaf Malik.
Dalam sambutan gubernur yang dibacakannya, ditegaskan bahwa peran penghulu sangat penting dalam menjaga ketahanan keluarga sebagai fondasi utama masyarakat.
“Ketika keluarga kuat, maka masyarakat akan kuat, sehingga bangsa dan negara juga menjadi kuat,” ujar Abd. Raaf Malik.
Ketua PW APRI Sulteng terpilih, Isram Said Lolo, menambahkan bahwa penghulu memiliki peran strategis sebagai penghubung berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat.
“Penghulu adalah mata dan telinga di tengah masyarakat,” ungkapnya.
Kegiatan ini mengusung tema “Penghulu Tangguh Sulteng Berani Merebut Era Kejayaan Sulawesi Tengah Nambaso” dan dihadiri unsur Forkopimda, instansi vertikal, serta perwakilan penghulu se-Sulawesi Tengah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....