Kemenag Banggai dan Baznas Perkuat Sinergi Pengelolaan Zakat lewat Rakor UPZ

  • 14 Mei 2026 12:12 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Banggai – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Banggai bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) memperkuat sinergi pengelolaan zakat melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) se-Kabupaten Banggai, yang dirangkaikan dengan pelantikan pengurus UPZ tingkat kecamatan, Senin 11 Mei 2026

Kegiatan yang digelar di ruang pertemuan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Banggai tersebut dihadiri berbagai unsur pemerintah daerah, pengurus UPZ, serta pemangku kepentingan terkait.

Kepala Kantor Kemenag Banggai, H. Suardi Kandjai, dalam sambutannya menegaskan bahwa pengelolaan zakat merupakan amanah besar yang harus dijalankan secara profesional, maksimal, dan penuh tanggung jawab demi meningkatkan kesejahteraan umat.

“Pengurus UPZ harus memiliki kemampuan dan pemahaman yang baik agar mampu memberikan edukasi kepada masyarakat tentang kewajiban zakat serta manfaatnya bagi kesejahteraan umat,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran penyuluh agama dan pengurus UPZ dalam mengedukasi masyarakat terkait zakat mal, zakat profesi, zakat pertanian, serta potensi zakat lainnya yang belum tergarap secara optimal.

Dalam kesempatan tersebut, Suardi turut menggagas pembentukan program “Desa Sadar Zakat” di wilayah potensial, khususnya daerah pertanian dan perkebunan, guna mendorong kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat hasil usaha dan panen.

Menurutnya, optimalisasi pengelolaan zakat tidak hanya berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga dapat mendukung berbagai program sosial dan keagamaan, termasuk pemberantasan buta aksara Al-Qur’an di Kabupaten Banggai.

Sementara itu, Bupati Banggai yang diwakili Staf Ahli Bidang SDM dan Kesra, Hj. Yulfiah Mangendre, menyampaikan bahwa zakat, infak, dan sedekah memiliki peran strategis dalam membantu pemerintah mengurangi kemiskinan serta memperkuat solidaritas sosial.

“Potensi zakat di Kabupaten Banggai sangat besar. Jika dikelola secara profesional, transparan, amanah, dan akuntabel, maka zakat dapat menjadi kekuatan besar dalam mendukung pembangunan daerah,” ungkapnya.

Ia berharap dana zakat dapat diarahkan pada program produktif, seperti bantuan modal usaha, pelatihan keterampilan, pendidikan, hingga layanan kesehatan bagi masyarakat.

Di sisi lain, Ketua Baznas Kabupaten Banggai, H. Asri Abasa, mengajak seluruh pengurus UPZ untuk terus membangun sinergi dengan pemerintah daerah, dunia usaha, dan sektor perbankan agar pengelolaan zakat semakin modern dan menjangkau lebih luas.

Melalui kegiatan ini diharapkan lahir langkah strategis dan inovasi dalam memperkuat tata kelola zakat yang efektif serta berdaya guna bagi masyarakat Kabupaten Banggai.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....