Dorong Akses Pendidikan, Parigi Moutong Ajukan Kesiapan Sekolah Rakyat

  • 12 Mei 2026 16:55 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Parigi Moutong - Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, melakukan audiensi dengan Kementerian Sosial Republik Indonesia sekaligus menyerahkan dokumen readiness criteria Program Sekolah Rakyat kepada Wakil Menteri Sosial RI, Agus Jabo Priyono, Senin, 11 Mei 2026 di Gedung Kemensos RI, Jakarta Pusat.

Audiensi tersebut diterima langsung oleh Wakil Menteri Sosial bersama jajaran pejabat utama dan staf ahli kementerian terkait percepatan pelaksanaan Program Sekolah Rakyat di berbagai daerah.

Dalam pertemuan itu, Agus Jabo Priyono menegaskan bahwa Program Sekolah Rakyat merupakan bagian dari agenda strategis pemerintah pusat dalam memperluas akses pendidikan serta memutus rantai kemiskinan melalui pendekatan pendidikan terpadu bagi masyarakat kurang mampu.

Menurutnya, program ini dirancang untuk menjangkau anak-anak dari keluarga miskin ekstrem, anak putus sekolah, serta kelompok rentan lainnya agar memperoleh pendidikan yang layak, disertai pembinaan karakter dan dukungan sosial berkelanjutan.

Ia juga menjelaskan bahwa pemerintah pusat terus mempercepat realisasi pembangunan Sekolah Rakyat melalui kolaborasi lintas kementerian, termasuk Kementerian Sosial dan Kementerian Pekerjaan Umum dalam penyediaan sarana dan prasarana pendukung.

Wakil Menteri Sosial turut memberikan apresiasi terhadap kesiapan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong yang dinilai serius mendukung program tersebut melalui penyampaian dokumen kesiapan serta penyediaan lahan pembangunan.

“Kami mengapresiasi kesiapan Kabupaten Parigi Moutong. Hasil audiensi ini akan segera kami laporkan kepada Menteri Sosial untuk diteruskan kepada Presiden,” ujar Agus Jabo.

Sementara itu, Bupati Erwin Burase menyampaikan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung penuh Program Sekolah Rakyat sebagai solusi bagi anak-anak putus sekolah dan masyarakat kurang mampu di wilayahnya.

Ia mengungkapkan bahwa Pemkab Parigi Moutong telah menyiapkan lahan sekitar 9,2 hektare sebagai bentuk keseriusan daerah, serta berharap dapat masuk dalam tahap ketiga pembangunan Sekolah Rakyat tahun ini.

Selain itu, Bupati juga memaparkan kondisi geografis daerah yang cukup menantang dengan wilayah pesisir yang luas serta masih adanya anak-anak yang belum mengakses pendidikan, sehingga kehadiran Sekolah Rakyat dinilai sangat strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....