Tantangan Sekolah Rakyat, Masih Ada Orang Tua yang Menolak
- 12 Mei 2026 14:34 WIB
- Palu
Poin Utama
- Terdapat sejumlah orang tua yang menolak program Sekolah Rakyat
- Diungkapkan PIC Sekolah Rakyat Sulawesi Tengah Gris Ratna Frelva Beba
- Dalam perbincangan Bersama RRI, Senin 11 Mei 2026
- Karena anak-anak dianggap mampu membantu pekerjaan orang tua
- Pemerintah melakukan pendekatan persuasif
RRI.CO.ID, Palu - Realita pahit ditemukan tim penjangkauan Dinas Sosial Sulawesi Tengah, saat menyisir berbagai wilayah untuk menemukan anak-anak yang berhak menempuh Pendidikan di Sekolah Rakyat. Meski menawarkan sekolah tanpa biaya, terdapat sejumlah orang tua yang menolak program ini.
Hal ini diungkapkan Person in Charge atau PIC Sekolah Rakyat Sulawesi Tengah, Gris Ratna Frelva Beba, dalam perbincangan Bersama RRI, Senin, 11 Mei 2026. Ia mengatakan alasan dari penolakan tersebut cukup beragam, namun yang paling dominan adalah karena anak-anak dianggap mampu membantu pekerjaan orang tua untuk menambah penghasilan.
"Alasan mereka bahwa anak ini sudah ikut membantu orang tua kerja dan menambah penghasilan keluarga," ucap Gris.
Ia juga mengungkapkan, tak jarang tantangan juga datang dari sang anak sendiri yang sudah telanjur enggan meninggalkan komunitas bermainnya. Terdapat juga yang sudah kehilangan minat belajar akibat terlalu lama putus sekolah.
Karena itu, Gris mengakui tim di lapangan pun dituntut memiliki kesabaran ekstra. Pihaknya bahkan melakukan kunjungan persuasif hingga empat kali hanya untuk meyakinkan satu keluarga.
"Kami melakukan pendekatan persuasif untuk menjelaskan kepada orang tua tentang Sekolah Rakyat ini," katanya.
Lebih lanjut, Gris mengatakan pendekatan persuasif yang dilakukan pihaknya perlahan membuahkan hasil. Beberapa anak yang awalnya menolak, kini justru bahagia setelah merasakan sendiri suasana di Sekolah Rakyat dan kualitas pendidikan asramanya.
Ia pun menekankan, pendidikan adalah salah satu jalan keluar untuk mengubah kondisi ekonomi jangka panjang tanpa harus mengorbankan masa kecil anak. Bagi orang tua, ujar Gris, anak yang menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat tidak lagi menjadi beban ekonomi keluarga, karena pemerintah akan menanggung seluruh kebutuhannya. (KA)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....