Pemkab Donggala Terapkan Prolanis Berani Sehat di Puskesmas Toaya

  • 06 Mei 2026 12:42 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Donggala – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Donggala mulai menerapkan program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) Berani Sehat di Puskesmas Toaya, Kecamatan Sindue.

Bupati Donggala Vera Elena Laruni mengatakan, Puskesmas Toaya ditetapkan sebagai lokasi percontohan (pilot project) oleh pemerintah provinsi dalam pelaksanaan program tersebut di daerah.

“Jadi, program ini untuk meningkatkan deteksi dini dan pemantauan penyakit kronis seperti hipertensi dan diabetes melalui layanan pemeriksaan laboratorium gratis,” kata Vera di Banawa, Selasa, 6 Mei 2026.

Dia menjelaskan, kerja sama antara UPTD Puskesmas Toaya dan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) telah berjalan sejak Desember 2025 sebagai bagian dari upaya memperkuat layanan kesehatan masyarakat.

Menurutnya, selama ini Puskesmas Toaya berperan mengoordinasikan peserta Prolanis yang menderita penyakit kronis untuk menjalani pemeriksaan kesehatan secara berkala.

“Untuk pemeriksaan Prolanis lebih banyak dilakukan di laboratorium swasta. Alhamdulillah, saat ini sudah tersedia layanan laboratorium pemerintah sehingga hal ini kami manfaatkan untuk masyarakat sekitar,” ujarnya.

Ia menambahkan, layanan pemeriksaan tersebut menjangkau sejumlah desa di wilayah Sindue, di antaranya Desa Marana, Sumari, Kumbasa, dan Taripa.

“Jumlah masyarakat yang mengikuti pemeriksaan penyakit kronis mencapai 405 orang,” ucapnya.

Meski demikian, Vera mengakui capaian tersebut masih belum memenuhi target standar pelayanan minimal yang telah ditetapkan.

“Targetnya untuk penyakit hipertensi harus mencapai 634 orang dan penderita diabetes sebanyak 346 orang, tentunya masih banyak penderita belum terlayani dengan baik,” katanya.

Ia menegaskan, setiap peserta yang telah menjalani pemeriksaan diwajibkan melakukan kontrol lanjutan minimal setiap enam bulan untuk memastikan kondisi kesehatannya tetap terpantau.

“Harapannya melalui program ini kesadaran masyarakat dalam melakukan pemeriksaan kesehatan rutin bisa meningkat serta mampu menekan risiko komplikasi akibat penyakit kronis,” ujarnya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Donggala, jumlah peserta Prolanis di daerah tersebut mencapai 4.122 orang yang tersebar di berbagai puskesmas dan memerlukan pemeriksaan laboratorium secara berkala.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....