Bunda PAUD Palu Kampanyekan Gerakan Anti-Perundungan di TK Joyful Kids

  • 05 Mei 2026 13:39 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Bunda PAUD Kota Palu, Diah Puspita, mengampanyekan gerakan setop perundungan atau anti-bullying bersama anak-anak TK Joyful Kids Palu, Selasa, 5 April 2026. Kegiatan edukatif ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Anti-Bullying Sedunia sebagai upaya membentuk karakter positif anak sejak usia dini.

Kampanye tersebut berlangsung meriah dengan berbagai penampilan siswa mulai dari pementasan drama pendek hingga pembacaan puisi bertema kasih sayang. Melalui media seni, anak-anak diajarkan untuk memahami dampak buruk perundungan serta pentingnya menjalin persahabatan yang harmonis di lingkungan sekolah.

“Penanaman nilai-nilai kebaikan harus dimulai sejak anak-anak masih kecil agar mereka tumbuh dengan saling menghargai,” ujar Diah.

Diah turut memberikan apresiasi tinggi kepada TK Joyful Kids Palu yang secara konsisten melakukan edukasi pencegahan kekerasan di lingkungan pendidikan anak usia dini. Lingkungan yang aman dan nyaman dinilai menjadi fondasi utama dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal tanpa rasa takut.

Anak-anak juga diajarkan nilai-nilai empati untuk tidak saling mengejek serta membiasakan sikap tolong-menolong kepada sesama teman. Bunda Diah menekankan bahwa pendidikan karakter bukan hanya tugas guru di sekolah, melainkan tanggung jawab bersama orang tua di rumah.

“Tidak ada musuh dan tidak ada lawan, semua adalah teman yang harus saling menyayangi dan membantu,” ucapnya.

Edukasi ini diharapkan mampu membangun kesadaran kolektif bagi para pendidik dan orang tua untuk menciptakan ruang publik yang ramah anak. Kesadaran untuk menjauhi perilaku pukul-pukulan dan ejekan harus menjadi budaya yang melekat dalam keseharian anak-anak di Kota Palu.

Kegiatan ini merupakan kali kedua yang dilaksanakan oleh TK Joyful Kids sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan terhadap perlindungan anak. Melalui kampanye yang konsisten, diharapkan angka kasus perundungan di tingkat sekolah dapat ditekan hingga ke level terendah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....