Pemkab Donggala Perkuat Intervensi Gizi Percepat Penurunan Stunting

  • 04 Mei 2026 20:25 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Donggala – Wakil Bupati Donggala Taufik Burhan menegaskan perlunya penanganan serius dan terarah dalam upaya percepatan penurunan stunting, khususnya melalui penguatan tata kelola, koordinasi, anggaran, data, serta komitmen lintas sektor.

Hal tersebut Taufik sampaikan saat membuka Rapat Evaluasi Pelaksanaan Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2025 serta Perencanaan Konvergensi Tahun 2026 Kabupaten Donggala di Aula Kasiromu, Kantor Bupati Donggala, Senin, 4 Mei 2026.

Taufik mengatakan intervensi penanganan stunting ke depan tidak hanya berfokus pada capaian angka, tetapi juga harus berdampak nyata terhadap perubahan perilaku masyarakat serta peningkatan kualitas kesehatan ibu dan anak.

“Saya berharap seluruh intervensi tahun 2026 tidak hanya meningkatkan capaian angka, tetapi benar-benar menghasilkan perubahan perilaku, peningkatan kesehatan ibu dan anak, serta penguatan ketahanan keluarga,” kata dia.

Ia menekankan, hasil evaluasi tersebut harus ditindaklanjuti secara konkret hingga ke tingkat kecamatan dan desa agar program yang direncanakan benar-benar berjalan efektif.

“Saya mengajak kita semua untuk menjadikan rapat hari ini sebagai wadah berdiskusi secara terbuka, menyampaikan capaian, kendala, dan solusi. Komitmen dan kolaborasi menjadi kunci utama. Dengan kerja keras, kerja cerdas, dan kerja bersama, saya yakin Kabupaten Donggala mampu mencapai target percepatan penurunan stunting sesuai arah kebijakan nasional,” ujarnya.

Target prevalensi stunting di Kabupaten Donggala pada 2026 ditetapkan 24,3 persen, sedangkan angka stunting 2025 mencapai 29,6 persen.

Adapun kegiatan tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Donggala, Ketua DPRD Donggala Yasin Lataka, serta para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, dan kepala puskesmas se-Kabupaten Donggala.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....