Kakanwil Kemenag Sulteng Tegaskan Madrasah sebagai Taman Peradaban
- 04 Mei 2026 13:59 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah, Junaidin, memimpin upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional Tahun 2026 di lapangan MAN 2 Kota Palu, Sabtu, 2 Mei 2026.
Dalam upacara tersebut, Junaidin membacakan pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, yang kemudian dilanjutkan dengan sambutan terkait pentingnya peran pendidikan, khususnya di lingkungan Kementerian Agama. Upacara berlangsung khidmat dengan seluruh peserta mengenakan pakaian adat Suku Kaili, yakni batik Bomba lengkap dengan siga dan sampolu.
Mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua,” peringatan Hardiknas tahun ini menjadi momentum reflektif untuk memperkuat makna pendidikan sebagai proses pembentukan manusia seutuhnya.
“Pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama bukan sekadar tempat belajar, tetapi ruang pembentukan jiwa, akal, dan adab. Madrasah adalah taman peradaban, tempat ilmu berkembang dan iman ditanamkan,” ujar Junaidin.
Ia menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berorientasi pada kecerdasan intelektual, tetapi juga pembentukan karakter dan kebijaksanaan. Peran guru, lanjutnya, sangat strategis sebagai pelita yang menerangi masa depan generasi.
“Guru bukan sekadar pengajar, tetapi penerang bagi masa depan. Dalam kesederhanaannya, mereka menyalakan cahaya ilmu yang tidak akan pernah padam,” tambahnya.
Selain itu, Junaidin juga menyoroti peran peserta didik sebagai penjaga masa depan bangsa. Menurutnya, siswa tidak hanya belajar memahami ilmu pengetahuan, tetapi juga menjaga nilai-nilai moral dan keagamaan.
Upacara ini dihadiri jajaran pejabat Kanwil Kemenag Sulawesi Tengah, Kepala Kantor Kemenag Kota Palu, para kepala madrasah, pengawas, guru, serta ASN dan PPPK di lingkungan Kementerian Agama.
Melalui momentum Hardiknas ini, seluruh pemangku kepentingan pendidikan diharapkan dapat terus memperkuat kolaborasi guna mewujudkan pendidikan yang bermutu dan inklusif.
“Semoga ini menjadi semangat bersama untuk meningkatkan kualitas pendidikan demi generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....