Perkuat Sinergi, Korem 132 Tadulako Hadiri Pelantikan BAMAG Sulteng

  • 01 Mei 2026 20:50 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Kepala Seksi Perencanaan Kasrem 132/Tadulako, Kolonel Czi Okthiand Stanlli Wundu, menghadiri pelantikan pengurus Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) Provinsi Sulawesi Tengah di Gedung Pogombo pada Jumat, 1 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi antara TNI dengan organisasi keagamaan guna menjaga stabilitas keamanan di wilayah tersebut.

Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny Lamadjido, memimpin langsung prosesi pengukuhan yang dihadiri oleh unsur Forkopimda serta tokoh lintas agama. Kehadiran perwakilan Korem 132/Tadulako menegaskan komitmen TNI untuk selalu mendukung setiap upaya yang mempererat persatuan dan kesatuan bangsa di tingkat daerah.

“Kerukunan antarumat beragama merupakan fondasi utama dalam menjaga keutuhan dan stabilitas wilayah,” ujar Kolonel Czi Okthiand Stanlli Wundu, Jumat, 1 Mei 2026.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berharap BAMAG dapat menjalankan peran strategisnya sebagai wadah pemersatu gereja dalam membangun kehidupan beragama yang harmonis. Organisasi ini diharapkan mampu menjadi mitra kritis pemerintah dalam menjaga kondusivitas daerah serta berkontribusi nyata pada pembangunan sektor sosial.

TNI menyatakan kesiapannya untuk terus bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat demi menciptakan suasana wilayah yang aman, damai, dan sejuk. Dukungan terhadap organisasi keagamaan dinilai krusial untuk mencegah potensi konflik serta memperkuat toleransi di tengah keberagaman masyarakat Sulawesi Tengah.

“TNI akan selalu hadir dan mendukung setiap upaya yang mempererat persatuan serta kesatuan bangsa,” ucapnya.

Pelantikan ini diharapkan membawa semangat baru bagi seluruh pengurus dalam menjalankan program kerja yang menyentuh kepentingan jemaat dan masyarakat luas. Sinergi yang terbangun antara militer, pemerintah, dan pemuka agama menjadi kunci utama dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat di bumi tadulako.

Acara ditutup dengan doa bersama sebagai simbol harapan agar kedamaian senantiasa menyertai setiap langkah pembangunan di Sulawesi Tengah. Seluruh pihak yang hadir sepakat untuk terus mengedepankan dialog dalam menyelesaikan setiap dinamika yang berkembang di tengah umat beragama.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....