Dinkes Donggala Percepat Target Cek Kesehatan Gratis 2026

  • 01 Mei 2026 18:10 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Donggala – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Donggala mendorong percepatan pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) 2026 sebagai bentuk dukungan terhadap transformasi sistem kesehatan nasional, khususnya penguatan layanan kesehatan primer berbasis promotif dan preventif.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Donggala Apriana Lingkeh menyebut, sepanjang 2025 pelaksanaan CKG telah menjangkau 49.312 warga, yang terdiri atas 20.621 pemeriksaan umum dan 28.679 pemeriksaan pada kelompok usia sekolah, dengan cakupan layanan di 16 kecamatan, 167 desa, dan 18 puskesmas.

"CKG difokuskan untuk mendeteksi lebih awal kondisi kesehatan masyarakat sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan efektif,” ujar Apriana di Banawa, Jumat, 1 Mei 2026.

Meski begitu, ia mengatakan, evaluasi pelaksanaan menunjukkan masih terdapat sejumlah kendala, antara lain keterbatasan sosialisasi, rendahnya partisipasi masyarakat, belum optimalnya koordinasi lintas sektor, serta kendala teknis pada sistem pendataan dan validasi identitas peserta.

Hasil pemeriksaan juga mengindikasikan tingginya faktor risiko kesehatan, seperti obesitas sentral 5.504 kasus, hipertensi 4.299 kasus, obesitas berdasarkan indeks massa tubuh 2.521 kasus, gangguan penglihatan 1.577 kasus, serta diabetes 297 kasus.

Olehnya, kata dia, Dinkes Donggala mendorong penguatan strategi percepatan melalui peningkatan sosialisasi, pendekatan jemput bola layanan kesehatan, integrasi dengan kegiatan Posbindu dan program kesehatan lainnya, serta penetapan target capaian hingga tingkat desa.

Selain itu, pihaknya juga melibatkan lintas sektor dalam memperluas jangkauan layanan dan meningkatkan partisipasi masyarakat. Sekaligus mendukung target nasional tahun 2026 yang menargetkan pemeriksaan kesehatan mencapai 46 persen dari total penduduk Indonesia.

“Sinergi lintas sektor menjadi kunci percepatan capaian CKG sekaligus mendukung target nasional pelayanan kesehatan preventif,” ucap Apriana.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....