Bupati Poso Tekankan Sinergi Lintas Sektor dalam Penanganan Stunting
- 01 Mei 2026 11:53 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Poso - Pemerintah Kabupaten Poso menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tematik Stunting Tahun 2026 secara hybrid di Aula Bapelitbangda Poso, Kamis 30 Maret 2026. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terkait analisis situasi dan aksi konvergensi percepatan penurunan stunting.
Kegiatan dibuka langsung oleh Verna G.M. Inkiriwang didampingi Wakil Bupati Soeharto Kandar. Hadir pula pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Poso, unsur Forkopimda, perangkat daerah, serta para camat, kepala desa, lurah, dan kepala puskesmas se-Kabupaten Poso.
Dalam sambutannya, Bupati Verna menegaskan bahwa stunting bukan sekadar persoalan pertumbuhan fisik anak, melainkan ancaman serius terhadap kualitas sumber daya manusia di masa depan. Ia menekankan bahwa penanganan stunting harus menjadi gerakan bersama yang melibatkan seluruh pihak.
“Anak yang mengalami stunting berisiko menghadapi hambatan perkembangan kognitif dan penurunan produktivitas di masa depan. Karena itu, penanganannya tidak bisa parsial, tetapi harus terintegrasi,” tegasnya.
Bupati juga menekankan pentingnya penguatan Web Aksi Bangda sebagai instrumen strategis dalam perencanaan dan evaluasi program. Ia meminta seluruh administrator, mulai dari tingkat kecamatan, puskesmas hingga PLKB, memastikan ketepatan data dan pelaporan sesuai jadwal.
Menurutnya, data yang akurat menjadi kunci dalam menentukan kebijakan yang tepat sasaran. Ia juga mengingatkan agar tidak ada keterlambatan dalam penginputan data karena dapat memengaruhi kualitas analisis dan intervensi program.
Dalam kesempatan itu, Bupati Verna turut mengapresiasi capaian Kabupaten Poso yang berhasil meraih peringkat terbaik pertama di Sulawesi Tengah dalam evaluasi aksi konvergensi penurunan stunting. Meski demikian, ia mengingatkan agar capaian tersebut menjadi motivasi untuk terus berinovasi, di antaranya melalui program M2BS dan GERTAK PENTING.
Sementara itu, Wakil Bupati Soeharto Kandar memaparkan data terbaru prevalensi stunting tahun 2025 yang menunjukkan tren penurunan signifikan. Namun, ia mengakui masih terdapat disparitas antarwilayah serta sejumlah indikator layanan yang belum mencapai target.
Melalui Musrenbang tematik ini, pemerintah daerah berharap dapat memperkuat sinergi lintas sektor, mengevaluasi capaian, serta merumuskan langkah konkret guna mewujudkan generasi Poso yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....