Targetkan Predikat Madya LPKA Palu Dukung Percepatan Kota Layak Anak

  • 25 Apr 2026 10:46 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu menegaskan komitmennya untuk mewujudkan Kota Palu sebagai Kota Layak Anak (KLA). Salah satunya melalui partispasi aktif dalam rapat monitoring dan sharing bersama Pemerintah Kota Palu melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Palu, Kamis 23 April pagi.

Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bappeda Kota Palu tersebut turut diikuti oleh para unsur Kementerian dan Lembaga (K/L) Se-Kota Palu. Ketua LPKA Kelas II Palu, Welli, bersama jajarannya hadir langsung untuk memaparkan program pendampingan yang fokus pada perlindungan anak, baik bagi Anak yang Berhadapan dengan Hukum (ABH) mapun masyarakat umum.

Mewakili Walikota Palu, Kepala Dinas DP3A Kota Palu, dr. Royke Abraham menyebut bahwa rapat tersebut merupakan bentuk keseriusan Pemerintah Kota Palu dalam mewujudkan lingkungan yang aman bagi setiap anak. Ia juga menegaskan pentingnya koordinasi dan sinergitas antar pemangku kepentingan untuk mencapai tujuan bersama ini.

“Hari ini teman-teman semua berkumpul, masuk ke dalam gugus tugas KLA mempunyai fungsi tugas masing-masing. Kami berharap agar kita semua dapat meningkatkan koordinasi maupun sinergi bersama untuk menyamakan persepsi sehingga dapat menghantarkan daerah ini meraih predikat KLA,” ucap dr. Royke.

Saat ini, Kota Palu telah menduduki predikat KLA tingkat Pratama dan ditargetkan mampu naik ke tingkat Madya pada proses penilaian tahun ini. Untuk itu, dr. Royke menekankan capaian ini dapat terwujud dengan keberhasilan penyediaan dan perlindungan kepada setiap anak yang berada di Kota Palu.

“Saya berharap program-program yang telah kita lakukan terus menerus kita manfaatkan bersama, kita pasti bisa meraihnya,” tuturnya.

Sebagai salah satu Inisiator percepatan gugus tugas KLA Kota Palu, Welli menyatakan bahwa peran LPKA tidak terbatas pada pembinaan di dalam lembaga saja. Pihaknya secara rutin melakukan penyisiran ke tengah masyarakat untuk memberikan sosialisasi pencegahan kejahatan guna memastikan anak-anak terhindar dari jeratan kasus hukum.

“Kami sendiri telah menyisir ke masyarakat di Kota Palu, kami rutin memberikan sosialisasi agar anak-anak di Kota ini terhindar dari berbagai kejahatan, seperti Narkotika, Terorisme hingga berbagai kasus lainnya. Kita harus memastikan anak-anak bisa bebas dan terhindar dari berbagai kasus hukum,” ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....