Pengukuhan BP4 Morowali Didorong Jadi Solusi Nyata Penguatan Ketahanan Keluarga

  • 23 Apr 2026 11:08 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Morowali - Penguatan ketahanan keluarga di Kabupaten Morowali terus didorong melalui pengukuhan Badan Penasihatan Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan yang digelar di MTsN 1 Morowali, Rabu 22 April 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah, Junaidin, Kepala Kemenag Morowali Marwiah, serta unsur pemerintah daerah dan tokoh masyarakat.

Dalam arahannya, Junaidin menegaskan bahwa BP4 memiliki peran strategis dalam membangun fondasi keluarga yang kuat sebagai bagian dari upaya menyiapkan generasi masa depan.

“BP4 ini harus menjadi pelopor dalam menyiapkan generasi emas melalui keluarga yang kuat dan harmonis, serta mampu hadir sebagai solusi atas persoalan rumah tangga di masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, BP4 tidak cukup hanya berfungsi sebagai organisasi formal, tetapi perlu diperkuat agar mampu menjawab dinamika sosial yang terus berkembang.

Sementara itu, Kepala Kemenag Morowali Marwiah menyebut penguatan BP4 merupakan langkah konkret dalam merespons berbagai tantangan sosial yang dihadapi keluarga saat ini.

“Penguatan BP4 merupakan bagian dari upaya nyata dalam menjawab tantangan sosial di tengah masyarakat,” katanya.

Menurutnya, kondisi keluarga sangat berpengaruh terhadap stabilitas sosial, pendidikan anak, hingga kerukunan umat beragama, sehingga pembinaan keluarga harus dilakukan secara berkelanjutan dan terarah.

Senada dengan itu, Ketua BP4 Provinsi Sulawesi Tengah, Sagaf Pattalongi, menegaskan bahwa BP4 merupakan mitra strategis pemerintah dalam pembinaan keluarga.

Ia berharap BP4 tidak hanya menjadi wadah formal, tetapi benar-benar hadir memberikan pendampingan dan solusi bagi masyarakat dalam membangun keluarga yang berkualitas.

Kegiatan ini turut dihadiri Staf Ahli Bupati Morowali Bidang Kemasyarakatan dan SDM, camat, serta berbagai unsur terkait lainnya sebagai bentuk dukungan lintas sektor terhadap penguatan ketahanan keluarga di daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....