Kemensos Apresiasi Sekolah Rakyat di Sulteng, Targetkan 1000 Siswa pada 2026
- 20 Apr 2026 20:08 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Menteri Sosial Republik Indonesia menyampaikan apresiasi terhadap Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah atas komitmennya dalam mengawal penyelenggaraan program Sekolah Rakyat bagi masyarakat kurang mampu.
Apresiasi tersebut disampaikan saat Menteri yang akrab disapa Gus Ipul itu saat menghadiri pertemuan kolaborasi program prioritas presiden di Gedung Pogombo, Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Senin, 20 April 2026.
Dalam kesempatan itu, Menteri Sosial menilai perkembangan Sekolah Rakyat di Sulawesi Tengah menunjukkan capaian positif, terutama dalam membangun kepercayaan diri dan optimisme para siswa.
Menurutnya, para siswa tidak hanya mendapatkan akses pendidikan, tetapi juga menunjukkan semangat belajar yang tinggi serta kebanggaan terhadap keluarga mereka.
“Kita melihat anak-anak memiliki semangat, percaya diri, dan tetap bangga dengan keluarganya. Mereka berkomitmen memanfaatkan kesempatan ini untuk menjadi generasi tangguh dan sukses,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi peran pemerintah daerah, termasuk Kabupaten Sigi dan Buol, yang dinilai mampu mengatasi berbagai tantangan dalam proses penyelenggaraan Sekolah Rakyat.
Sejumlah Sekolah Rakyat rintisan saat ini telah berjalan, bahkan pembangunan gedung permanen mulai dilakukan di beberapa wilayah di Sulawesi Tengah.
Pemerintah menargetkan setiap kabupaten/kota minimal memiliki satu Sekolah Rakyat, sementara di tingkat provinsi ditargetkan tersedia dua hingga empat unit sesuai kebutuhan.
Selain itu, pemerintah terus memperkuat pemutakhiran data sosial ekonomi sebagai dasar penyaluran program agar tepat sasaran.
Data tersebut diverifikasi oleh Badan Pusat Statistik dan menjadi acuan dalam menentukan kelompok masyarakat yang berhak menerima manfaat program.
“Data menjadi kunci utama agar intervensi pemerintah tepat sasaran. Pemutakhiran dilakukan secara berkelanjutan karena kondisi masyarakat bersifat dinamis,” jelasnya.
Untuk mendukung keberlanjutan program, pemerintah juga melakukan rekrutmen peserta didik secara bertahap, dengan target puluhan ribu siswa hingga mencapai sekitar 100 ribu pada tahun mendatang.
Di sisi lain, Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menyebutkan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat di wilayahnya terus mengalami perkembangan.
Ia mengungkapkan, saat ini telah terdapat empat Sekolah Rakyat rintisan di Sulawesi Tengah, masing-masing berada di Kota Palu, Kabupaten Sigi, Kabupaten Tojo Una-Una, dan Kabupaten Buol.
“Sudah ada beberapa Sekolah Rakyat di Sulteng. Menyusul kabupaten lain yang saat ini sementara mempersiapkan lahan untuk diusulkan ke Kementerian Sosial,” kata Anwar Hafid.
Melalui sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, program Sekolah Rakyat diharapkan mampu memperluas akses pendidikan berkualitas sekaligus menjadi langkah strategis dalam memutus rantai kemiskinan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....