Rumah Guru di Moutong Timur Hangus Terbakar Diduga Korsleting Listrik
- 17 Apr 2026 15:14 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Parigi Moutong - Kebakaran melanda perumahan guru SD Inpres Moutong Timur di Dusun III, Desa Salepae, Kecamatan Moutong, Kamis, 16 April 2026 sekitar pukul 12.05 WITA. Peristiwa ini menghanguskan dua unit rumah dinas guru dan menyebabkan kerugian puluhan juta rupiah.
Kejadian pertama kali diketahui saat para siswa tengah beristirahat dan bersiap melaksanakan salat Dzuhur. Teriakan “kebakaran” dari siswa memicu kepanikan di lingkungan sekolah.
Saksi sekaligus korban, Nurhatima Lakita (30), yang merupakan seorang guru, langsung keluar dari ruang kantor dan melihat api sudah membesar dari salah satu unit perumahan.
Api diketahui berasal dari rumah dinas Dahlia dan dengan cepat menjalar ke rumah dinas Melati yang juga ditempati korban.
Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut segera berdatangan untuk membantu memadamkan api secara manual, sebelum akhirnya petugas pemadam kebakaran dan aparat kepolisian tiba di lokasi.
Sekitar pukul 13.30 WITA, kobaran api berhasil dipadamkan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun sejumlah barang berharga milik korban, termasuk perabot rumah tangga dan dokumen penting, ludes terbakar.
Kapolsek Moutong, Felix Alfins Saudale, yang turun langsung ke lokasi bersama anggotanya, menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah melakukan langkah awal penanganan, termasuk olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan saksi.
“Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh arus pendek listrik. Namun kami masih akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kejadian ini,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya yang disebabkan oleh instalasi listrik yang tidak layak atau penggunaan peralatan listrik secara berlebihan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik di rumah masing-masing guna mencegah kebakaran. Selain itu, dalam situasi darurat, warga juga diharapkan tetap waspada terhadap potensi tindak kejahatan,” tegasnya.
Akibat kejadian ini, total kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp25 juta. Pihak kepolisian memastikan akan terus mendalami kasus tersebut guna memastikan tidak ada unsur lain di balik peristiwa kebakaran ini.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi kebakaran yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....