Efek Domino Kenaikan Harga Plastik Dikeluhkan Pendengar
- 16 Apr 2026 06:56 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Program interaktif Kopi Anda di Pro 1 RRI Palu, Kamis (16/04/2026) kembali menghadirkan beragam tanggapan dari pendengar terkait kenaikan harga plastik yang dinilai berdampak luas, khususnya bagi pelaku usaha kecil dan masyarakat umum. Isu ini memantik diskusi hangat karena dinilai memiliki efek domino terhadap aktivitas ekonomi sehari-hari.
Salah satu pendengar, Amir, menyoroti kebijakan kenaikan harga plastik yang dinilai perlu dikaji ulang dari sisi tujuan dan dampaknya. Ia mempertanyakan apakah kebijakan tersebut benar-benar untuk menekan penggunaan plastik atau justru membuka peluang keuntungan pihak tertentu.
“Apakah kenaikan harga plastik ini benar-benar untuk mengurangi penggunaannya atau hanya untuk mencari keuntungan?,” ujarnya.
Pendengar lainnya, Arnold, mengungkapkan kondisi dilematis yang dihadapi pelaku usaha kecil di Kota Palu. Ia menilai pelarangan atau pembatasan penggunaan plastik tanpa solusi alternatif yang terjangkau justru mempersulit pedagang kecil dan UMKM dalam menjalankan usahanya.
Sejumlah pendengar juga memberikan solusi dengan mendorong penggunaan bahan alternatif yang lebih ramah lingkungan. Ada yang mengusulkan pemanfaatan bahan tradisional maupun kreativitas masyarakat dalam mengganti plastik dengan kemasan lain seperti daun atau bahan alami.
Pandangan lain datang dari Buang yang menilai plastik masih menjadi kebutuhan dasar dalam aktivitas perdagangan di pasar tradisional. Ia menekankan pentingnya peran pemerintah dalam menghadirkan solusi konkret agar kebijakan tidak memberatkan masyarakat kecil.
Sementara itu, Salim menilai plastik memang efisien dan praktis, namun memiliki dampak jangka panjang terhadap lingkungan karena sulit terurai. Ia juga melihat adanya upaya penekanan penggunaan kantong plastik saat ini sebagai langkah awal yang perlu didukung dengan edukasi berkelanjutan.
Pendengar lainnya, Nursalam, mengajak masyarakat untuk kembali memanfaatkan kearifan lokal seperti penggunaan daun pisang dan daun kelapa sebagai alternatif kemasan. Ia menilai langkah tersebut tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga dapat menghidupkan kembali budaya tradisional di tengah masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....