Kepala Badan Karantina Indonesia Dorong Sulteng Jadi Eksportir Utama Durian

  • 15 Apr 2026 16:43 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu – Setelah melalui perjalanan panjang proses Ekspor Buah Durian dari Sulawesi Tengah menuju Tiongkok China semakin menunjukkan hasil positif, dimana seluruh produk buah durian yang diekspor diterima sepenuhnya di China. Kepala Badan Karantina Indonesia Dr. Sahat Manaor Panggabean, saat melakukan peninjauan ke PT. Duco Food Indonesia, JI. Uwe Vuku, Kel Baiya Kec Taweli Kota Palu yang merupakan tempat pengemasan buah durian, Rabu, 15 April 2026, mengatakan bila sebelumnya produk durian indonesia umumnya dan Sulawesi Tengah khususnya harus melalui sejumlah negara diantaranya Thailand, maka saat ini eksportir buah durian dapat langsung mengirim ke China.

“Ini berawal dari kekhawatiran kita. Kenapa sih durian ini tidak bisa nembus ke Tiongkok? Nah, untuk itu ada pertemuan tingkat tinggi. Itu levelnya mulai dari presiden sampai ke saya di karantina. Nah, akhirnya kita bisa menandatangani protokol Indonesia dengan Cina dan kita bisa langsung ekspor durian ke Cina direct,” jelasnya.

Ditambahkan setelah pengiriman dapat langsung dilakukan ke China, nilai jual buah durian mengalami peningkatan yang cukup signifikan, dan hal ini diharapkan dapat mendorong kesejahteraan masyarakat petani durian. Sementara terkait dengan Daerah yang paling tinggi mengekspor buah durian, Sahat mengaku berdasarkan data, Sulawesi Tengah menjadi daerah tertinggi, sehingga hal ini diharapkan dapat mendorong Sulawesi Tengah menjadi Eksportir utama durian.

“Selama 2026, Sulawesi Tengah telah mengekspor Durian sebanyak 151 kontainer. Jadi Kalau dirupiahkan itu sekitar Rp377,5 miliar. Rp377,5 miliar. Itu mulai dari Januari 2026 sampai saat ini. Belum termasuk besok kita ekspor sekitar 17 kontainer itu sekitar hampir 50 miliar juga. Jadi teman-teman pelaku usaha saya pengin kalian kasih harga bagus, biar masyarakat itu juga ikut sejahtera,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....