HUT ke-62 Sulteng, Gubernur Tekankan Makna Pengabdian
- 13 Apr 2026 10:27 WIB
- Palu
Poin Utama
- HUT Sulteng
- Gubernur Sulteng
- Pengabdian
- Sulteng
RRI.CO.ID, PALU - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Provinsi Sulawesi Tengah di halaman Kantor Gubernur, Senin, 13 April 2026, berlangsung khidmat dan tertib. Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menekankan makna pengabdian dan tanggung jawab kolektif dalam membangun daerah.
Dalam amanatnya, ia menggambarkan Sulawesi Tengah sebagai sosok “ibu” yang telah melahirkan dan membesarkan seluruh elemen masyarakat. Dari “rahim” daerah inilah, menurutnya, lahir para pemikir, akademisi, aparat negara, hingga para pemimpin di berbagai tingkatan.
“Ibu yang telah melahirkan para pemikir ulung, patriot-patriot bangsa,” ujar Anwar.
Ia menuturkan, dengan jumlah penduduk sekitar 3,5 juta jiwa, seluruh masyarakat Sulawesi Tengah pada hakikatnya adalah anak-anak dari “ibu” yang sama. Karena itu, peringatan hari jadi daerah semestinya dimaknai sebagai momentum untuk memberikan pengabdian terbaik.
“Maka sebagai anak yang tahu diri, mari kita memberikan yang terbaik bagi ibu kita,” kata Anwar.
Gubernur pun mengajak seluruh pemangku kepentingan baik, termasuk aparat TNI, Polri, kejaksaan, hingga pemerintah desa untuk mengubah cara pandang dalam bekerja. Ia mengingatkan, pembangunan tidak akan mencapai kemajuan apabila masih terjebak pada kepentingan jangka pendek dan orientasi jabatan.
“Kalau gubernur, bupati, hingga anggota legislatif hanya berpikir tentang periode jabatan, maka daerah ini tidak akan pernah maju,” ucapnya.
Gubernur juga menyinggung berbagai persoalan sosial yang masih dihadapi daerah. Ia menyebut, masih terdapat ratusan ribu masyarakat yang hidup dalam kondisi belum sejahtera serta puluhan ribu rumah tidak layak huni.
Momentum HUT, ucapnya, harus menjadi titik balik untuk memperkuat kerja sama lintas sektor. Anwar menekankan, persoalan besar tidak dapat diselesaikan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi yang nyata dan berkelanjutan.
“Yang kita butuhkan bukan hanya bekerja, tapi bekerja sama,” tuturnya.
Lebih jauh, ia mengingatkan setiap individu yang memiliki kelebihan untuk memiliki tanggung jawab moral dalam membantu sesama. Pesan “ibu” Sulawesi Tengah, katanya, sederhana namun mendasar seperti menolong siapapun yang membutuhkan.
Menutup amanatnya, Gubernur berharap, agar di usia ke-62 ini Sulawesi Tengah mampu menjadi daerah yang menghadirkan kebahagiaan bagi seluruh masyarakat. Ia mengaku, membayangkan “ibu” Sulawesi Tengah dapat tersenyum melihat kondisi anak-anaknya yang semakin sejahtera. (KA)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....