Kemenkum Sulteng Dorong Agrowisata Durian Jadi Magnet Wisatawan di Banggai
- 12 Apr 2026 16:37 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Banggai – Kanwil Kemenkum Sulawesi Tengah mendorong pengintegrasian Durian Asaan Pagimana dan Durian Nambo ke dalam paket wisata unggulan di Kabupaten Banggai. Langkah ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi Indikasi Geografis (IG) sebagai daya tarik wisata baru yang mampu mendongkrak ekosistem ekonomi kreatif di daerah tersebut.
Hal ini disampaikan dalam rapat evaluasi bersama Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Kantor Brida Banggai, Kamis 9 April 2026. Kegiatan ini turut melibatkan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait.
Kepala Divisi Pelayanan Hukum, I Putu Dharmayasa, menyebut bahwa durian khas Banggai ini memiliki nilai strategis sebagai identitas daerah yang tidak dimiliki wilayah lain. Dengan konsep agrowisata, wisatawan nantinya dapat menikmati pengalaman langsung mulai dari proses budidaya hingga mencicipi buah di lokasi asalnya.
Integrasi antara produk lokal dan sektor pariwisata diyakini akan menciptakan peluang ekonomi baru bagi para petani serta pelaku usaha jasa perjalanan.
“Durian Asaan dan Nambo bukan sekadar komoditas, tetapi representasi kekayaan alam Banggai yang mampu menghadirkan pengalaman khas bagi wisatawan,” ujar I Putu Dharmayasa.
Kakanwil Kemenkum Sulteng, Rakhmat Renaldy, dalam keterangannya menegaskan bahwa pemanfaatan IG harus berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Ia berharap kolaborasi lintas sektor ini dapat menjadikan durian sebagai ikon baru yang memperkuat daya saing pariwisata Sulawesi Tengah.
“Kami ingin memastikan bahwa Indikasi Geografis tidak berhenti pada sertifikat, tetapi benar-benar dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat. Integrasi dengan sektor pariwisata adalah salah satu langkah strategis yang harus kita dorong bersama,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....