Komunitas Banuatapura Support Dampingi ODIV Lawan Stigma Sosial

  • 05 Apr 2026 11:24 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu – Komunitas Banuatapura Support terus menunjukkan komitmennya dalam mendampingi Orang Dengan HIV (ODIV) di Kota Palu, melalui pendekatan edukasi, dukungan psikososial, serta penguatan komunitas.

Dalam program Ngobrol Bareng Komunitas (Ngobras) yang disiarkan RRI Pro 1 Palu, Sabtu (04/04) perwakilan komunitas yakni Rehan, Megawati, dan Akbar berbagi pengalaman terkait upaya pendampingan yang mereka lakukan terhadap ODIV.

Mereka menjelaskan bahwa stigma dan diskriminasi masih menjadi tantangan utama yang dihadapi ODIV di tengah masyarakat. Oleh karena itu, Banuatapura Support hadir sebagai ruang aman untuk saling berbagi, menguatkan, dan memberikan edukasi yang benar tentang HIV.

Rehan selaku Ketua Banuatapura Support menuturkan, pendampingan tidak hanya berfokus pada aspek kesehatan, tetapi juga mencakup dukungan mental dan sosial agar ODIV tetap percaya diri menjalani kehidupan sehari-hari.

Selain itu, Megawati menambahkan bahwa edukasi kepada masyarakat luas juga menjadi bagian penting dari program mereka, guna memutus rantai stigma yang masih berkembang akibat kurangnya pemahaman tentang HIV.

Sementara itu, Akbar menekankan pentingnya kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk tenaga kesehatan dan lembaga pemerintah, untuk memastikan ODIV mendapatkan akses layanan yang layak dan berkelanjutan.

Komunitas ini juga aktif mengajak generasi muda untuk lebih peduli terhadap isu HIV/AIDS, serta mendorong terciptanya lingkungan yang inklusif dan tidak diskriminatif.

“Pendampingan ini bukan hanya soal pengobatan, tapi bagaimana kami memastikan teman-teman ODIV tetap punya harapan, percaya diri, dan tidak merasa sendiri dalam menjalani hidup,” ujar Rehan, Ketua Banuatapura Support.

“ODIV bukan untuk dijauhi, tetapi dirangkul dan didukung agar mereka bisa hidup sehat dan produktif seperti yang lainnya,” tambahnya.

Melalui berbagai kegiatan pendampingan dan edukasi, Banuatapura Support diharapkan dapat terus menjadi garda terdepan dalam menghapus stigma serta meningkatkan kualitas hidup ODIV di Sulawesi Tengah. (MDP)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....