Bapang di Parimo Periode Februari-Maret 2026 Segera Disalurkan untuk 72.60 KPM
- 02 Apr 2026 10:45 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Parigi Moutong - Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong melakukan inspeksi mendadak (Sidak) kualitas pangan di gudang Bulog menjelang penyaluran bantuan periode Februari–Maret 2026.
Wakil Bupati Parigi Moutong, Abdul Sahid, turun langsung meninjau ketersediaan dan kualitas beras yang akan disalurkan kepada masyarakat. Kegiatan ini turut didampingi Pimpinan Wilayah Bulog Sulawesi Tengah, Jusri, serta unsur Forkopimda dan Dinas Ketahanan Pangan.
Sidak dilakukan di dua lokasi, yakni Gudang Bulog Olaya dan Gudang Bulog Tolai, Selasa 31 Maret 2026, sebagai langkah memastikan bantuan yang diterima masyarakat dalam kondisi layak dan sesuai standar.
Dalam keterangannya, Abdul Sahid menyampaikan bahwa hasil pengecekan menunjukkan kualitas bantuan pangan dalam kondisi baik dan siap didistribusikan.
“Setelah kami cek bersama, baik dari Kejaksaan, Kepolisian, maupun Bulog, seluruh bantuan tersedia dengan baik dan kualitasnya memenuhi standar. Kami ingin memastikan masyarakat menerima haknya dengan layak,” ujarnya.
Sebanyak 72.603 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dijadwalkan menerima bantuan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.
Meski demikian, Wakil Bupati menegaskan pentingnya ketepatan sasaran dalam penyaluran bantuan. Ia mengingatkan para petugas di lapangan agar mengedepankan objektivitas dan tidak terpengaruh faktor kedekatan pribadi.
“Kami minta penyaluran dilakukan secara tepat sasaran. Jangan sampai ada penerima yang tidak layak hanya karena faktor kedekatan. Bantuan ini harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan,” tegasnya.
Sementara itu, Jusri menjelaskan bahwa pengecekan kualitas merupakan prosedur wajib sebelum bantuan disalurkan ke masyarakat. Ia menambahkan, keterlibatan pemerintah desa sangat penting untuk memastikan distribusi berjalan transparan dan akuntabel.
Selain membantu pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat, program ini juga bertujuan menjaga stabilitas harga beras di pasaran dengan menekan permintaan.
“Bantuan ini diharapkan dapat mengurangi beban pengeluaran masyarakat sekaligus menjaga harga tetap stabil dan terjangkau,” jelasnya.
Pemerintah pusat, lanjut Jusri, merencanakan penyaluran bantuan pangan sebanyak empat kali dalam setahun, dengan kemungkinan penambahan sesuai kebijakan yang berlaku.
Melalui pengawasan langsung ini, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong berharap penyaluran bantuan pangan tidak hanya menjadi rutinitas, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat serta mencerminkan kehadiran negara dalam membantu kebutuhan dasar warga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....