Menteri Agama Lantik Pengurus BP4 Sulteng, Resmikan KUA dan Madrasah SBSN 2025

  • 02 Apr 2026 08:57 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Menteri Agama Republik Indonesia melantik pengurus Badan Penasihatan, Pembinaan, dan Pelestarian Perkawinan (BP4) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), sekaligus memberikan penguatan sumber daya manusia (SDM) bagi jajaran Kementerian Agama (Kemenag) Sulteng.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan prasasti peresmian gedung Kantor Urusan Agama (KUA) dan madrasah yang dibiayai melalui skema Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) tahun 2025.

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Santika Palu, Rabu 1 April 2026, ini dihadiri sejumlah tokoh dan pemangku kepentingan, di antaranya Sekretaris BP4 Pusat, perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Badan Wakaf Indonesia (BWI), Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), pimpinan perguruan tinggi keagamaan, organisasi kemasyarakatan lintas agama, serta jajaran Kemenag Sulteng.

Kepala Kantor Wilayah Kemenag Sulteng, Junaidin, dalam arahannya menyampaikan rasa syukur atas kehadiran Menteri Agama di Kota Palu. Ia menilai kunjungan tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum strategis dalam memperkuat kelembagaan dan kualitas SDM Kemenag di daerah.

“Kehadiran Bapak Menteri Agama menjadi pemantik energi positif yang menghidupkan semangat pengabdian, memperkuat loyalitas, serta meningkatkan kebanggaan sebagai bagian dari Kementerian Agama,” ujarnya.

Dalam laporannya, Junaidin memaparkan kondisi Kemenag Sulteng yang mencakup 13 kabupaten/kota dengan total 5.791 ASN, terdiri atas 3.172 PNS, 2.451 PPPK penuh waktu, dan 168 PPPK paruh waktu. Selain itu, terdapat 165 KUA kecamatan, 70 madrasah negeri, 143 pondok pesantren, serta ribuan rumah ibadah dari berbagai agama.

Ia juga menyoroti tingginya tingkat keragaman di Sulawesi Tengah, baik dari sisi agama, suku, budaya, maupun adat istiadat. Meskipun demikian, kondisi kerukunan umat beragama dinilai tetap terjaga dengan baik berkat kolaborasi antara Kemenag, pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat.

Menurutnya, sinergi tersebut sejalan dengan program pembangunan daerah “Sulteng Nambaso” yang mengusung semangat “BERANI” (Bersinergi, Responsif, Adaptif, Nasionalis, dan Inovatif), yang tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga penguatan kehidupan sosial dan harmoni masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Agama, Nasaruddin Umar, menegaskan pentingnya peran BP4 sebagai mitra strategis Kemenag dalam membangun ketahanan keluarga sebagai fondasi utama bangsa. Pelantikan pengurus BP4 diharapkan mampu memperkuat peran tersebut di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan penandatanganan prasasti peresmian gedung KUA dan madrasah SBSN 2025 sebagai simbol penguatan layanan publik berbasis infrastruktur yang modern, inklusif, dan ramah lingkungan.

Junaidin menegaskan, kehadiran Menteri Agama merupakan amanah yang harus direspons dengan kerja nyata, dedikasi, serta komitmen tinggi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Dengan pembinaan langsung dari Bapak Menteri, kami optimistis Kemenag Sulteng akan semakin maju, profesional, dan memberikan dampak nyata bagi umat dan bangsa,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....