Lurah Tavanjuka Ingatkan Warganya Bahaya Banjir akibat Buang Sampah Sembarangan

  • 01 Apr 2026 13:33 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Pemerintah Kelurahan Tavanjuka memberikan peringatan keras kepada warga terkait kebiasaan membuang sampah ke dalam saluran drainase. Hal ini dilakukan karena tumpukan sampah di drainase menjadi pemicu utama terjadinya luapan air dan banjir saat hujan deras.

Lurah Tavanjuka Putra Maharandha Airlangga menegaskan dampak buruk dari pencemaran lingkungan tersebut pada akhirnya akan merugikan masyarakat itu sendiri. Kerusakan ekosistem dan penyumbatan saluran air dinilai sebagai ancaman serius bagi kenyamanan warga di pemukiman.

“Kalau tidak bersih ataupun buang sampah sembarangan kan yang rugi diri sendiri, lingkungan kita rusak dan yang kena banjir rumahnya sendiri,” ujarnya saat diwawancarai melalui sambungan telepon pada Selasa, 31 Maret 2026.

Ia menyebut pihak kelurahan telah menyediakan layanan pengangkutan sampah dengan skema tarif yang sangat meringankan beban ekonomi masyarakat. Tarif retribusi hanya sebesar 35 ribu untuk kategori umum dan diberikan subsidi khusus bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

“Jangan lagi dibuang sembarangan sampahnya karena sudah diangkut hanya tiga puluh lima ribu rupiah, bahkan untuk masyarakat miskin malah sepuluh ribu rupiah,” ucapnya.

Putra juga mendorong peran aktif lembaga adat serta perangkat RT dan RW untuk menggalakkan kembali budaya gotong royong setiap pekan. Menurutnya sinergi ini dianggap sangat efektif untuk membersihkan titik-titik sampah yang tidak terjangkau oleh armada petugas.

“Kami menyampaikan kepada para RT dan RW untuk rutin melakukan giat gotong-royong kebersihan dan tidak hanya mengandalkan tenaga teman-teman Padat Karya,” ucapnya.

Lurah Tavanjuka itu menambahkan, pihaknya terus berupaya mengatasi tantangan sampah kiriman yang kerap muncul di wilayah perbatasan dengan Kabupaten Sigi. Pengawasan ekstra dilakukan di titik-titik rawan yang selama ini sulit terkontrol agar kondisi lingkungan tetap kondusif.

“Tantangan kami memang berada di wilayah-wilayah yang perbatasan langsung itu, sehingga butuh perhatian ekstra dari tempat-tempat lainnya,” ucapnya.

Dukungan penuh dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palu juga disebut sangat membantu dalam menuntaskan titik-titik pembuangan sampah liar. Kerja sama lintas sektoral ini diharapkan mampu mewujudkan wilayah Tavanjuka yang bebas dari masalah sampah.

“Pemerintah sendiri pun tidak bisa kalau tanpa bantuan dari kesadaran masyarakat itu sendiri, mari kita bekerja sama,” ucap Putra.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....