Wabup Poso Kenang Keteladanan KH Muhammad Adnan Arsal
- 30 Mar 2026 09:39 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Poso - Wakil Bupati Poso, H. Soeharto Kandar, menghadiri prosesi persemayaman sekaligus memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum KH Muhammad Adnan Arsal di rumah duka, Jalan Pulau Irian Jaya, Tana Runtu, Pondok Pesantren Amanah, Sabtu, 28 Maret 2026.
Almarhum dikenal luas sebagai tokoh agama Islam berpengaruh di Kabupaten Poso sekaligus sosok juru damai yang dijuluki “Panglima Damai Poso”. Semasa hidupnya, ia memiliki peran besar dalam meredam konflik sosial di Poso melalui pendekatan dialog dan dakwah yang menyejukkan.
KH Muhammad Adnan Arsal wafat pada Jumat, 27 Maret 2026, dan kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat. Selain dikenal sebagai tokoh perdamaian, almarhum juga merupakan pendiri pesantren dan yayasan pendidikan di Poso.
Almarhum juga pernah mengabdi sebagai Aparatur Sipil Negara di Kementerian Agama Kabupaten Poso. Kiprah dan pengabdiannya bahkan diabadikan dalam sebuah buku berjudul “Muhammad Adnan Arsal: Panglima Damai Poso.”
Dalam sambutan tertulis Bupati Poso yang dibacakan oleh Wakil Bupati, disampaikan bahwa almarhum merupakan sosok ulama yang penuh keteladanan dan telah mendedikasikan hidupnya untuk menyebarkan nilai-nilai keagamaan serta memperkuat ukhuwah di tengah masyarakat.
“Keteladanan beliau tercermin dalam kesederhanaan hidup, keikhlasan dalam melayani, serta komitmen menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat. Peran beliau dalam membangun kehidupan keagamaan yang harmonis di Kabupaten Poso menjadi warisan berharga yang patut kita lanjutkan bersama,” demikian disampaikan dalam sambutan tersebut.
Pemerintah Kabupaten Poso juga menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan serta mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa.
Kepergian almarhum diharapkan menjadi pengingat bagi masyarakat untuk terus melanjutkan nilai-nilai kebaikan yang telah diwariskan, seperti menjaga persaudaraan, menebarkan kedamaian, serta memperkuat kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Poso.
Prosesi persemayaman berlangsung dengan penuh khidmat dan dihadiri keluarga besar almarhum, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jajaran pemerintah daerah yang turut memberikan penghormatan terakhir kepada sosok ulama yang berjasa besar bagi perdamaian di Tanah Poso.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....