Satuan Pelayanan PVP Palu Melepas Peserta Magang ke Jepang

  • 27 Mar 2026 14:15 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Satuan Pelayanan Vokasi dan Produktivitas (Satpel PVP) Palu bekerja sama dengan LPK Shin Indonesia resmi melepas delapan peserta magang ke Jepang, Jumat 27 Maret 2026. Kegiatan pelepasan berlangsung penuh kekeluargaan dan dihadiri orang tua serta seluruh siswa program pelatihan bahasa dan budaya Jepang di lingkungan Satpel PVP Palu.

Plt Koordinator Satpel PVP Palu, Basuki, mengungkapkan pelepasan ini diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum bagi para peserta untuk meneguhkan komitmen dalam menerapkan ilmu yang telah dipelajari selama masa pendidikan dan pelatihan.

“Saya berharap ketika kalian sudah berada di negara Jepang, bisa menerapkan ilmu yang sudah dipelajari selama proses pendidikan dan pelatihan di Satpel Palu. Di sana tentu budaya kerjanya berbeda, sehingga kedisiplinan harus menjadi prioritas,” ujar Basuki.

Sementara itu, Penanggung Jawab LPK Shin Indonesia Cabang Palu, Samsir, menyampaikan secara keseluruhan terdapat 30 siswa yang telah menandatangani kontrak kerja dengan berbagai perusahaan di Jepang. Dari jumlah tersebut, dua orang di antaranya berstatus mahasiswa dan seluruhnya akan diberangkatkan secara bertahap sesuai jadwal.

Namun demikian, Samsir mengungkapkan para peserta saat ini menghadapi kendala, terutama terkait pembiayaan awal atau dana talangan. Beberapa peserta yang jadwal keberangkatannya sudah dekat terpaksa mencari pembiayaan secara mandiri.

“Total ada 30 peserta yang sudah berkontrak, namun mereka terkendala pembiayaan awal. Kami sudah coba komunikasi dengan pemprov dan perbankan, namun sampai saat ini belum ada kabar baik. Untuk sementara mereka terpaksa mengurus dana talangan melalui Bank Sulselbar, di sana juga ada cabang LPK Shin,” ungkapnya.

Samsir berharap Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dapat memberikan dukungan dengan memfasilitasi dana talangan bagi para peserta. Hal ini penting agar peserta tidak harus mengurus pembiayaan melalui perbankan dengan syarat administratif seperti pindah domisili.

Program magang ke Jepang ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus membuka peluang kerja bagi generasi muda di Sulawesi Tengah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....