Volume Sampah di Sulteng Melonjak hingga 25 Persen Didominasi Limbah Plastik
- 27 Mar 2026 13:29 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Sejumlah daerah di Sulawesi Tengah mengalami lonjakan sampah yang signifikan, sepanjang periode memasuki Ramadan hingga Lebaran. Lonjakan tersebut diperkirakan berada di kisaran 20 persen hingga 25 persen, yang didominasi oleh limbah plastik
Hal tersebut diungkapkan oleh pengamat lingkungan Kominitas Bumi Kita Wiyatmoko saat mengisi program Pro 1 RRI Palu "Palu Menyapa: Penanganan Sampah selama Lebaran", Rabu 25 Maret 2026. Ia mengungkapkan, beberapa daerah seperti Kabupaten Poso dan Kabupaten Tolitoli terpantau mengalami tren kenaikan tersebut
"Banyak sampah liar yang ada di pantai, selokan, dan juga pemukiman padat yang tidak tertangani dengan baik," ucap Wiyatmoko.
Oleh karenanya, ia menekankan pentingnya kesadaran masyarakat untuk mulai memilah dan mengolah sampah dari rumah. Ketua Bank Sampah Mandiri tersebut juga melakukan berbagai langkah inovatif untuk menarik minat warga dalam mengelola sampah.
"Kita sekarang ini mengadakan kegiatan-kegiatan edukasi untuk menjemput sampah di rumah masyarakat, bank sampah itu kita timbang, ada juga kita ganti dengan sembako, agar supaya masyarakat sadar bahwa ternyata sampah ini bisa bermanfaat dan juga memberikan keuntungan yang mikro," tuturnya.
Selain itu, penguatan edukasi teknis mengenai tata kelola sampah juga terus diperluas. Ia menegaskan, penanganan sampah bukan hanya menjadi tugas pemerintah, namun memerlukan partispasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat.
"Kita selalu mencoba untuk memberikan edukasi dan pelatihan-pelatihan kepada masyarakat agar supaya sampah itu bisa kita kelola, kita tangani dengan bijak," kata Wiyatmoko.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....