BP3MI Sulteng Ingatkan Waspada Tawaran Kerja Luar Negeri di Media Sosial

  • 25 Mar 2026 14:38 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia melalui BP3MI Sulawesi Tengah mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap berbagai tawaran kerja ke luar negeri yang beredar di media sosial, terutama setelah momentum Lebaran ketika banyak masyarakat mulai mencari peluang pekerjaan, Selasa, 24 Maret 2026.

BP3MI Sulawesi Tengah mencatat masih adanya pengaduan dari masyarakat terkait keberangkatan pekerja migran yang tidak melalui prosedur resmi. Kondisi ini menunjukkan bahwa praktik perekrutan ilegal masih terjadi dan perlu menjadi perhatian bersama.

Pola perekrutan yang ditemukan umumnya dilakukan melalui berbagai platform media sosial seperti Facebook, Instagram, hingga TikTok yang mudah diakses oleh masyarakat. Tawaran tersebut biasanya disertai janji gaji besar serta proses keberangkatan yang cepat, sehingga menarik minat calon pekerja.

Ketua Tim Pelindungan BP3MI Sulawesi Tengah, Merli Nancy Riga, mengatakan sebagian besar laporan yang diterima berkaitan dengan keberangkatan pekerja migran ke sejumlah negara di kawasan Timur Tengah.

“Sebagian besar pengaduan yang kami terima berkaitan dengan keberangkatan pekerja migran yang tidak melalui prosedur resmi. Banyak di antaranya berawal dari tawaran kerja di media sosial yang belum tentu dapat dipastikan kebenarannya,” ujarnya.

Karena itu, BP3MI Sulawesi Tengah mengimbau masyarakat yang ingin bekerja di luar negeri agar memastikan proses keberangkatan dilakukan melalui jalur resmi serta mengecek terlebih dahulu legalitas perusahaan penyalur tenaga kerja.

Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah terjadinya penipuan maupun berbagai permasalahan yang dapat merugikan pekerja migran di kemudian hari, sekaligus memastikan keselamatan dan perlindungan bagi warga yang bekerja di luar negeri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....