Pencarian Nelayan Hilang di Perairan Morowali Resmi Dihentikan

  • 23 Mar 2026 09:34 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Morowali - Setelah melakukan pencarian selama tujuh hari terhadap seorang nelayan yang jatuh dari perahu di Perairan Desa Lanona, Kabupaten Morowali, operasi SAR dinyatakan ditutup. Keputusan tersebut diambil berdasarkan kesepakatan bersama Tim SAR Gabungan dan pihak keluarga, Sabtu 21 Maret 2026.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kota Palu, Muhammad Rizal menyebut, pada hari ketujuh operasi tersebut, Tim SAR Gabungan melakukan pencarian dengan radius 50 Nauctical Mile dari lokasi terakhir korban. Seperti pada hari ketiga, tim terbagi menjadi dua unit untuk memaksimalkan penyisiran wilayah dan pencarian.

"Kami membagi tim SAR Gabungan menjadi 2 Search and Rescue Unit (SRU) menggunakan perahu karet Basarnas dan BPBD Morowali, Speed milik Pemda morowali, serta speed milik PT IHIP ke arah utara dan barat daya Perairan Desa Lanona," ujar Rizal dalam keterangannya.

Namun, hingga pukul 15.30 WITA, korban belum berhasil ditemukan oleh seluruh unsur yang dikerahkan dalam pencarain tersebut. Evaluasi pun dilakukan berdasarkan situasi dan kondisi di lapangan.

"Berdasarkan hasil diskusi bersama piahk keluarga, kami bersepakat bahwa operasi pencarian dihentikan dan ditutup," ucapnya.

Sebelumnya, korban bernama Rajudin (50) dilaporkan hilang setelah melaut pada Minggu, 15 Maret 2026 dini hari. Korban dikabarkan terjatuh dari perahu (man overboard) saat memancing di perairan Desa Lanona.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....