Ziarah Arab, Tradisi Silaturahmi yang Terjaga di Kota Palu
- 22 Mar 2026 16:21 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Suasana hangat penuh keakraban tampak dalam sebuah pertemuan yang berlangsung sederhana, namun sarat makna. Sejumlah warga berkumpul, saling bersalaman, berbincang, dan mempererat tali persaudaraan dalam kegiatan yang dikenal sebagai ziarah Arab, sebuah tradisi yang telah lama hidup dan terjaga di Kota Palu.
Ziarah Arab bukan sekadar kegiatan berkumpul biasa, namun menjadi ruang silaturahmi yang mempertemukan keluarga besar keturunan Arab yang tersebar di berbagai sudut kota. Dari generasi tua hingga anak-anak muda, semua hadir dalam nuansa kekeluargaan yang kental, seakan menghapus jarak dan waktu yang memisahkan.
Tradisi ini dilaksanakan secara bergilir di rumah-rumah warga yang bersedia menjadi tuan rumah. Tidak ada kemewahan yang ditonjolkan, namun justru kesederhanaan itulah yang menjadi kekuatan utama.
Setiap rumah yang menjadi tempat pelaksanaan berubah menjadi ruang terbuka bagi kebersamaan, doa, dan cerita yang mengalir tanpa sekat.
Dalam setiap pelaksanaannya, ziarah Arab juga diisi dengan doa bersama, sebagai bentuk penghormatan kepada para leluhur, sekaligus harapan akan keberkahan bagi generasi yang masih hidup. Momen ini menjadi pengingat akan pentingnya menjaga nilai-nilai tradisi, termasuk memperkuat identitas kultural yang telah diwariskan turun-temurun.
Menariknya, kegiatan ini tidak hanya diikuti masyarakat keturunan Arab, tapi juga terbuka bagi masyarakat umum. Kehadiran warga non-Arab menambah warna tersendiri, menciptakan suasana inklusif yang mencerminkan harmoni kehidupan sosial di Kota Palu.
Hampir setiap tahun, ziarah Arab kerap dilaksanakan di kawasan Kelurahan Kampung Baru, Kota Palu, tepatnya di sekitar Toko Nadoly. Lokasi ini seakan telah menjadi titik temu yang familiar bagi para peserta, menghadirkan kenangan yang terus berulang dan memperkuat ikatan emosional antarwarga.
Di tengah arus modernisasi, ziarah Arab tetap bertahan sebagai tradisi yang hidup. Ia bukan hanya tentang berkumpul, tetapi tentang merawat hubungan, menjaga warisan budaya, dan meneguhkan nilai kebersamaan yang menjadi fondasi kuat dalam kehidupan bermasyarakat di Kota Palu. (DL)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....