PT Pertamina dan Pemkot Palu Pastikan Stok BBM Aman hingga Pasca Lebaran
- 20 Mar 2026 09:35 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - PT Pertamina Patra Niaga Sulawesi Tengah bersama Pemerintah Kota Palu memastikan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dalam kondisi aman. Kepastian ini disampaikan guna merespons adanya peningkatan konsumsi energi selama periode libur Idulfitri 1447 Hijriah.
Hal itu terungkap dalam konferensi pers yang berlangsung di Auditorium Kantor Wali Kota Palu pada Kamis, 19 Maret 2026. Pertemuan tersebut dihadiri oleh Plt. Asisten Bidang Perekonomian Rahmad Mustafa, perwakilan PT Pertamina, Hiswana Migas, Polresta Palu, Dinas Perhubungan, Pertamina, perwakilan SPBU se-Kota Palu.
Sales Branch Manager Fuel PT Pertamina Patra Niaga Sulawesi Tengah, Gidan Resendrianto menyebut di wilayah Kota Palu terjadi kenaikan penggunaan Pertalite dan Pertamax hingga lima persen. Lonjakan tersebut terjadi seiring dengan tingginya mobilitas masyarakat pada puncak arus mudik gelombang kedua.
Meski demikian, masyarakat diminta tidak khawatir karena Pertamina telah menyiapkan cadangan atau Buffer Stok guna mengantisipasi lonjakan kebutuhan selama periode mudik.
"Kami telah menyiapkan buffer stok hingga sepuluh persen selama masa Satgas Rafi ini sehingga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi," ucap Gidan.
Ia menambahkan, PT Pertamina memprediksi puncak arus balik pertama akan terjadi pada tanggal 24 hingga 25 Maret 2026 mendatang. Selain BBM, stok Liquefied Petroleum Gas (LPG) di tingkat depot juga telah disiapkan cadangan tambahan untuk mengantisipasi lonjakan permintaan.
"Kami telah mengantisipasi untuk arus balik sehingga stok di setiap wilayah SPBU termasuk depot-depot BBM telah kami siapkan," ucapnya.
Senada dengan hal itu, Plt. Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Palu, Rahmad Mustafa, menjamin kondisi stok energi tetap stabil. Pemerintah Kota Palu memprediksi ketahanan stok BBM dan LPG akan bertahan dalam kondisi normal hingga tiga bulan ke depan.
"Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tidak panic buying atau melakukan tindakan penimbunan yang dapat merugikan publik," ucapnya.
Pemerintah Kota Palu bersama aparat kepolisian berencana melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah titik penyaluran pascalebaran. Langkah ini diambil untuk mengidentifikasi adanya upaya praktik curang serta memastikan distribusi BBM bersubsidi tepat sasaran.
"Nanti kita turun bersama melakukan sidak untuk melihat langsung kondisi penyaluran di tingkat masyarakat," ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....