Ribuan Warga Padati Pawai 21 Ogoh-Ogoh di Tolai Menjelang Nyepi 1948

  • 19 Mar 2026 14:08 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Parigi Moutong - Ribuan warga memadati ruas jalan di Desa Tolai, Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong, saat pawai ogoh-ogoh digelar dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948, Rabu 18 Maret 2026 sore. Diperkirakan sekitar 5.000 penonton hadir menyaksikan kemeriahan arak-arakan 21 ogoh-ogoh yang menjadi daya tarik utama perayaan tersebut.

Kegiatan yang diinisiasi oleh umat Hindu krama Pura Purnasada Desa Tolai ini secara resmi dilepas oleh Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase. Turut hadir Kapolres Parigi Moutong, AKBP Dr. Hendrawan A.N., bersama sejumlah pejabat daerah sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian tradisi keagamaan dan budaya lokal.

Pawai ogoh-ogoh bergerak melalui dua jalur utama, melintasi Jalan Trans Sulawesi dan berakhir di kawasan Pura Merajapati yang berada di Dusun Matampondo, Desa Tolai Barat, serta Dusun Pererenan, Desa Tolai. Setiap ogoh-ogoh ditampilkan dengan karakter yang berbeda, sarat makna filosofis serta dihias dengan kreativitas tinggi oleh para pembuatnya.

Di tengah tingginya antusiasme masyarakat, aparat gabungan dari Polres Parigi Moutong bersama unsur pengamanan lainnya turut melakukan pengawalan ketat sepanjang jalannya kegiatan. Pengamanan dilakukan di sejumlah titik strategis guna memastikan arus massa tetap terkendali serta mencegah potensi gangguan keamanan.

Kapolres Parigi Moutong, AKBP Dr. Hendrawan A.N., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut dengan tertib dan aman.

“Saya menyampaikan apresiasi kepada masyarakat, panitia, serta seluruh aparat yang terlibat dalam pengamanan kegiatan ini. Dari hasil pemantauan yang kami lakukan sejak siang hingga sore, situasi masih aman dan para peserta mengikuti kegiatan dengan penuh semangat,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan seluruh peserta dan masyarakat agar tetap menjaga ketertiban selama rangkaian kegiatan berlangsung.

“Saya mengimbau kepada seluruh peserta dan pihak terkait untuk bersama-sama menjaga suasana tetap aman, nyaman, dan kondusif agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar,” tambahnya.

Kapolres berharap perayaan ini tidak hanya menjadi ajang budaya semata, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat.

Pawai ogoh-ogoh di Desa Tolai tahun ini menjadi simbol harmoni sosial yang memadukan tradisi, kebersamaan, serta pengamanan yang baik, sehingga perayaan berlangsung meriah sekaligus tetap aman bagi seluruh masyarakat yang hadir.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....